BP3OKP Papua Selatan Soroti Tiga Agenda Prioritas Kesehatan dan SDM
- 29 Jul 2026 15:13 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Selatan Yoseph Yanawo Yolmen, S.Pd.,M.Si.,MRSC menyoroti sejumlah agenda prioritas di bidang kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia saat menghadiri FGD Pemda bvd dan BP3OKP melaksanakan fungsi sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, koordinasi, pengawasan dan pembinaan otonomi khusus di Aula Kantor Bupati Boven Digoel, Selasa 28 Juli 2026.
Dalam pertemuan tersebut, ia meminta Direktur Rumah Sakit dan Kepala Dinas Kesehatan memaparkan secara rinci kesiapan serta berbagai kendala yang dihadapi terkait rencana peningkatan status rumah sakit di wilayah Papua Selatan.
"Kendala-kendala itu harus disampaikan secara jelas agar dapat kami teruskan ke Kementerian Kesehatan untuk ditindaklanjuti hingga ke Menteri Kesehatan melalui dinas terkait," ujar Kepala BP3OKP Papua Selatan Yoseph Yolmen.
Ia menjelaskan, terdapat tiga agenda prioritas di sektor kesehatan yang saat ini menjadi fokus Papua Selatan.
Agenda pertama adalah penanganan penyakit infeksi. Agenda kedua yakni peningkatan kelas rumah sakit daerah, termasuk rumah sakit di Kabupaten Boven Digoel, Asmat, dan Mappi yang direncanakan meningkat dari tipe D menjadi tipe C.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya meminta pemerintah daerah menyampaikan laporan komprehensif mengenai kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta berbagai persyaratan yang belum terpenuhi agar dapat diusulkan kepada pemerintah pusat.
"Apabila masih terdapat kendala atau persyaratan yang belum dipenuhi dalam proses peningkatan tipe rumah sakit, segera sampaikan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti melalui Kementerian Kesehatan," katanya.
Agenda ketiga adalah rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Merauke yang diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Papua Selatan.
Selain itu, ia juga menyampaikan perkembangan rencana pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Studi Kesehatan Masyarakat di Universitas Musamus. Menurutnya, proses tersebut telah memasuki tahap kajian akademik dan mendapat dukungan dari Menteri Kesehatan serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ia berharap seluruh kepala daerah di Papua Selatan turut mendukung pengembangan program studi tersebut karena keberadaannya akan menjadi aset bersama bagi masyarakat Papua Selatan.
Selain sektor kesehatan, Kepala BP3OKP Bapak Yoseph Yanawo Yolmen, juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas generasi muda melalui pendidikan dan pembentukan karakter.
Ia mengungkapkan adanya kesempatan bagi putra-putri Papua Selatan, baik Orang Asli Papua maupun non-Orang Asli Papua, untuk mengikuti program pelatihan persiapan seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) secara gratis yang difasilitasi kementerian.
"Kami juga siap memberikan rekomendasi kepada perguruan tinggi ternama seperti UI, UGM, maupun perguruan tinggi di Bali apabila diperlukan, karena kami memiliki jejaring yang baik," ujarnya.
Dalam kunjungannya ke Boven Digoel, ia juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan memberikan motivasi kepada para siswa SMA Negeri 1 Boven Digoel agar terus mempersiapkan diri meraih cita-cita, baik di bidang kesehatan maupun kepolisian.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam membina generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan Papua Selatan.
Menutup sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun generasi yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan berdaya saing.
"Tiga pilar utama yang harus dimiliki generasi muda adalah iman yang kuat, akhlak dan budi pekerti yang luhur, serta ilmu pengetahuan yang mumpuni. Dengan bekal tersebut, mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," kata Yoseph Yolmen.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan sektor kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....