Jembatan Kampung Wet Belum Permanen setelah Hampir 30 Tahun
- 25 Jun 2026 18:57 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Jembatan Kampung Wet di Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, kembali menjadi sorotan masyarakat. Meski telah dibangun sejak tahun 1997 dan menjadi akses utama yang menghubungkan aktivitas warga, hingga kini jembatan tersebut belum juga dibangun secara permanen. Kondisi jembatan yang terus mengalami kerusakan dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Hampir tiga dekade sejak pertama kali dibangun, Jembatan Kampung Wet masih menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Selama ini, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara dengan mengganti balok-balok kayu yang rusak. Sementara itu, kondisi konstruksi jembatan terus mengalami penurunan dan berpotensi membahayakan warga yang melintas setiap hari.
Salah seorang warga Kampung Wet, Mikael Gemsah, mengatakan pemerintah sebenarnya telah beberapa kali merencanakan pembangunan maupun rehabilitasi jembatan tersebut. Namun hingga saat ini, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena masih terkendala persoalan hak ulayat di sekitar lokasi pembangunan serta keterbatasan anggaran daerah.
Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat Kampung Wet dan sekitarnya. Karena itu, warga berharap pemerintah dapat segera mencari solusi atas berbagai kendala yang menghambat pembangunan jembatan permanen.
Mikael juga mengungkapkan bahwa kondisi jembatan yang rusak pernah menyebabkan sejumlah kecelakaan. Bahkan, menurutnya, kerusakan jembatan tersebut pernah menelan korban jiwa. Berbagai aspirasi dan usulan telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah, namun hingga kini pembangunan jembatan beton yang diharapkan warga belum juga terwujud.
"Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi jembatan ini. Selain menjadi akses utama masyarakat, keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi prioritas," ujarnya, Senin 22 Juni 2026.
Meski demikian, masyarakat mengaku tetap optimistis. Mereka menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boven Digoel di bawah kepemimpinan Bupati Roni Omba telah menunjukkan komitmen untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan secara bertahap di berbagai wilayah.
Warga berharap persoalan hak ulayat yang menjadi salah satu hambatan utama dapat segera diselesaikan melalui musyawarah bersama para pemilik hak adat dan pemerintah daerah. Dengan demikian, pembangunan Jembatan Kampung Wet dapat segera direalisasikan guna meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Distrik Mandobo.
Pembangunan jembatan permanen dinilai menjadi kebutuhan mendesak mengingat fungsinya sebagai jalur transportasi utama bagi warga. Masyarakat berharap harapan yang telah diperjuangkan selama hampir tiga puluh tahun tersebut dapat segera terwujud demi kesejahteraan dan keamanan bersama
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....