Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemuda Kab Boven Digoel Bekali Keterampilan

  • 13 Jun 2026 11:47 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Boven Digoel menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pemuda sebagai upaya memperkuat kemampuan sumber daya manusia generasi muda agar mampu bersaing di era digital. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan dua narasumber, Johanis Aryo P.B. Bay, Ph.D dan Ir. Jackobus Karianto, ST, MT, yang memberikan materi sekaligus pendampingan praktis kepada peserta.

Dalam pemaparannya, Johanis Aryo P.B. Bay menekankan pentingnya penguasaan teknologi sebagai kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, berbagai aplikasi digital seperti media sosial maupun desain grafis mungkin terasa sulit pada tahap awal, namun dapat dikuasai melalui proses belajar yang konsisten dan kemauan untuk terus mencoba.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak ragu bertanya ketika menghadapi kendala selama proses pembelajaran. Untuk mendukung peningkatan keterampilan tersebut, pendampingan teknis turut disiapkan bagi peserta, khususnya dalam pembuatan logo, desain banner, dan penggunaan perangkat digital lainnya. Peserta juga didorong untuk aktif menyampaikan masukan dan kebutuhan pelatihan agar proses belajar berjalan lebih efektif.

Selain peningkatan keterampilan digital, Johanis mengingatkan pentingnya sikap kehati-hatian dalam pengelolaan program maupun kegiatan, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran dan administrasi, guna menghindari persoalan hukum di kemudian hari. Ia berharap para pemuda terus menjaga semangat belajar agar tidak tertinggal dari perkembangan teknologi dan mampu menjadi agen perubahan di daerah.

Sementara itu, narasumber lainnya, Ir. Jackobus Karianto, ST, MT menjelaskan bahwa materi pelatihan dirancang secara komprehensif, tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan berorganisasi.

Menurutnya, metode pembelajaran yang diterapkan mengombinasikan teori dan praktik secara langsung sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam menggunakan perangkat dan aplikasi digital, termasuk praktik desain yang dapat menunjang kreativitas dan produktivitas.

Mewakili Lembaga Kajian Pesat Cendrawasih, Jackobus menyampaikan bahwa keterlibatan lembaganya merupakan bentuk kontribusi dalam pengembangan kapasitas generasi muda sesuai bidang keilmuan yang dimiliki. Ia menilai pelatihan tersebut memiliki manfaat besar dalam membangun kemandirian dan daya saing pemuda Kabupaten Boven Digoel.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu program unggulan daerah dalam pengembangan kepemudaan, sehingga potensi generasi muda dapat terus berkembang dan melahirkan berbagai inovasi bagi kemajuan daerah.

Melalui pelatihan ini, kedua narasumber mengajak seluruh peserta untuk terus berkarya, berinovasi, dan memanfaatkan berbagai peluang yang terbuka di era global. Dengan kemauan untuk belajar dan beradaptasi, pemuda Boven Digoel diharapkan mampu menjadi generasi yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....