Dispora Boven Digoel Gelar Pelatihan Pengembangan Kapasitas Kepemudaan

  • 11 Jun 2026 15:27 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Pelatihan Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat olahraga kepada masyarakat Kampung Persatuan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Miranti, Kamis (11/6/2026).

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, yang hadir membuka kegiatan secara resmi mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral, sosial, dan intelektual yang dapat mendorong kemajuan daerah di tengah tantangan global dan persaingan yang semakin ketat.

“Pemuda adalah aset daerah yang harus dipersiapkan dengan baik. Karena itu, peningkatan kapasitas, keterampilan, dan daya saing mereka menjadi sangat penting agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Bupati.

Ia berharap melalui pelatihan tersebut para pemuda dapat mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, serta jiwa kewirausahaan sehingga tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Generasi muda harus berani berinovasi dan memanfaatkan peluang yang ada. Dengan semangat kolaborasi dan kemandirian, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Boven Digoel,” katanya.

Selain pelatihan kepemudaan, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan alat olahraga sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat dan minat generasi muda di bidang olahraga.

Bupati menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian sarana olahraga, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.

“Olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan sportivitas, memperkuat persaudaraan, serta membangun semangat kerja sama. Pemuda yang sehat secara fisik dan mental akan lebih siap meraih prestasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kampung dan organisasi perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

Ia menekankan bahwa kegiatan pembinaan, sosialisasi, dan pelatihan harus tetap dilaksanakan secara optimal meskipun terdapat keterbatasan anggaran.

“Kolaborasi menjadi kunci agar program-program yang menyentuh masyarakat tetap berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Menanggapi berbagai persoalan sosial yang masih terjadi di Kampung Persatuan dan Sokanggo, Bupati meminta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata yang baru dilantik untuk memaksimalkan pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) guna memperbanyak kegiatan positif yang melibatkan Orang Asli Papua (OAP).

Menurutnya, kegiatan kepemudaan yang terarah dapat menjadi sarana untuk membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah mereka terlibat dalam berbagai aktivitas negatif.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya transparansi dan konsistensi dalam proses perencanaan pembangunan. Ia meminta setiap usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dikawal dengan baik agar dapat masuk dalam program pemerintah daerah sesuai mekanisme yang berlaku.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Roni Omba secara resmi membuka kegiatan dan mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir pemuda-pemuda Boven Digoel yang tangguh, berintegritas, berdaya saing, serta mampu menjadi pelopor pembangunan di daerahnya masing-masing,” ucap Bupati Rony.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....