Dinas Ketahanan Pangan Pantau Harga Sembako di Tanah Merah
- 09 Mar 2026 19:07 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL– Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boven Digoel kembali melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah titik penjualan di Kota Tanah Merah, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Boven Digoel, Roni Omba, agar dilakukan pengawasan harga kebutuhan pokok secara langsung di lapangan. Pemantauan dilakukan bersama Dinas Koperasi serta Satgas Siber Zaiber.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemantauan di antaranya pusat kota Tanah Merah, Pasar Baru Kilometer 4, Pasar Wet, serta para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Trans Papua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boven Digoel, Felisita Tuwok, menjelaskan bahwa secara umum harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah tersebut masih terpantau stabil.
“Untuk sebagian besar kebutuhan pokok masih relatif stabil. Namun, harga rica atau cabai mengalami kenaikan,” ujar Felisita
Menurut Felisita, saat ini harga rica di pasaran berkisar antara Rp110 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca serta jarak distribusi yang cukup jauh dari daerah pemasok.
“Faktor cuaca dan transportasi menjadi penyebab utama kenaikan harga rica. Kami akan berupaya mencari solusi agar dalam waktu dekat harga dapat kembali normal, sekitar Rp110 ribu per kilogram,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pedagang di Tanah Merah, Fiah, mengaku keberatan jika harga rica harus diturunkan, karena harga beli dari petani sudah cukup tinggi.
Ia menjelaskan, rica yang dijual di pasar dibeli dari petani dengan harga berkisar Rp110 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram. Jika harga jual tidak disesuaikan, para pedagang dikhawatirkan tidak mendapatkan keuntungan.
“Kalau harga dari luar daerah sudah tinggi dan tidak dinaikkan, tentu kami tidak mendapatkan keuntungan, sementara ada biaya transportasi dan kebutuhan lainnya,” kata Fiah.
Para pedagang juga menegaskan bahwa kenaikan harga bukan dilakukan secara sepihak, melainkan menyesuaikan kondisi pasokan dan situasi di lapangan. Mereka berharap pemerintah dapat membantu mencari solusi agar distribusi bahan pangan tetap lancar dan harga dapat kembali stabil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....