Kebakaran Hutan Jati di Sewo Soppeng Berhasil Dikendalikan

  • 06 Sep 2026 08:38 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, SOPPENG – Kebakaran melanda lahan semak belukar dan kawasan hutan jati di Lingkungan Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu 5 September 2026. Api sempat menjalar cukup cepat akibat kondisi vegetasi yang kering serta hembusan angin kencang.

Komandan Kodim (Dandim) 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto mengatakan, lokasi kebakaran berada di kawasan hutan lindung. Api pertama kali diketahui oleh Posko Pengelolaan Hutan RPH Neneconang sekitar pukul 17.00 WITA. “Begitu mendapat informasi, personel Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan petugas terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman,” ujar Letkol Inf. Eko Yuliyanto.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Kondisi kawasan yang berbukit dan dipenuhi bebatuan membuat petugas kesulitan menjangkau beberapa titik yang terbakar. Pemadaman pun dilakukan secara manual menggunakan peralatan yang tersedia.

Selain medan yang berat, semak belukar yang cukup rapat membuat api lebih mudah merambat. Angin kencang juga menjadi faktor yang mempercepat pergerakan kobaran api ke sejumlah bagian kawasan.

Dari informasi warga, api diperkirakan mulai terlihat sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, kobaran masih relatif kecil dan bergerak melalui semak-semak sehingga belum terpantau dari posko pemantauan. Situasi mulai berubah sekitar pukul 18.00 WITA ketika api mencapai bagian semak belukar yang lebih padat. Personel tambahan kemudian dikerahkan untuk memperkuat upaya pemadaman sekaligus mencegah kobaran meluas.

Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Koramil 1423-01/Lalabata, Polsek Lalabata, petugas RPH Neneconang, Polisi Kehutanan, Penyuluh Kehutanan serta staf UPTD KPH Walanae Kabupaten Soppeng. Sejumlah warga sekitar juga ikut membantu petugas di lapangan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian api dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.05 WITA. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya ketika kondisi vegetasi mengering dan angin bertiup kencang. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Aparat bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pendalaman di lokasi untuk mengetahui sumber api sekaligus mengantisipasi terjadinya kebakaran serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....