Basarnas Bone Cari Lansia Hilang Terseret Air di Lilirilau

  • 14 Jun 2026 09:56 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Soppeng – Tim Rescue Pos SAR Bone dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang dan diduga terseret arus sungai di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Minggu 14 Juni 2026. Korban diketahui bernama Hatta Dg. Manessa (71), warga setempat yang sebelumnya pergi menuju kebunnya seorang diri.

Berdasarkan informasi yang diterima tim SAR, korban berangkat ke kebun dengan mengenakan baju cokelat lengan panjang. Untuk mencapai lokasi kebunnya, korban harus menyeberangi sungai yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Namun hingga waktu yang seharusnya korban kembali ke rumah, keluarga tidak mendapatkan kabar dan korban tak kunjung pulang. Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban.

Dari hasil penelusuran awal, keluarga menduga korban terseret arus sungai saat berusaha menyeberang menuju kebunnya. Karena korban belum ditemukan, laporan kemudian disampaikan kepada Basarnas untuk mendapatkan bantuan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Bone langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian dengan membawa sejumlah peralatan pendukung operasi pencarian dan evakuasi.

Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi terkait hilangnya korban.

“Tim Rescue Pos SAR Bone berangkat menuju lokasi kejadian pada Minggu (14/6/2026) menggunakan rescue car dengan membawa peralatan evakuasi untuk membantu proses pencarian korban,” ujar Masrur.

Ia menjelaskan, operasi pencarian dilakukan secara terpadu bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari pemerintah setempat, keluarga korban, serta masyarakat sekitar.

Menurut Masrur, tim SAR gabungan saat ini fokus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan beberapa titik yang dicurigai sebagai lokasi korban terseret arus.

“Kami bersama unsur SAR gabungan terus melakukan pencarian dan penyisiran di area sungai serta lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik korban terbawa arus,” katanya.

Selain itu, Masrur juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat atau arus sungai sedang deras.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Hatta Dg. Manessa masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan berharap korban dapat segera ditemukan, sementara perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah adanya hasil pencarian di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....