Bupati Bone Bahas Stabilitas Pangan Bersama Bapanas

  • 31 Mar 2026 19:11 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Brigjen Pol Hermawan, SIK., MH, di Rumah Jabatan Bupati Bone pada Selasa, 31 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas serta keamanan pangan pasca-Lebaran.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bapanas Hermawan menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan harga pangan setelah momen hari raya. Ia memperingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan momen untuk mempermainkan harga di pasar.

"Biasanya harga naik saat jelang Lebaran, dan yang menjadi perhatian kami adalah setelah Lebaran harga tidak kembali turun. Ini yang kami awasi," ungkap Hermawan.

Hermawan menegaskan Bapanas tidak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas bagi oknum yang terbukti melanggar aturan, mulai dari sanksi administratif, pencabutan izin usaha, hingga sanksi pidana jika ditemukan praktik penimbunan atau penggunaan bahan berbahaya seperti formalin pada bahan makanan.

Berdasarkan hasil pemantauan Bapanas di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, kondisi pangan secara umum dinilai masih relatif aman dengan ketersediaan yang mencukupi dan harga yang masih dalam batas wajar. Meski demikian, Bapanas mencatat adanya kenaikan pada beberapa komoditas seperti, Bawang putih, Gula pasir,

Bawang merah, Kenaikan harga pada komoditas tersebut terpantau masih berkisar antara Rp500 hingga Rp2.000. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying (aksi borong), karena pemerintah menjamin ketersediaan stok pangan tetap aman terkendali.

Di tempat yang sama, Bupati Bone didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Bone, Hj. Andi Tenriawaru, serta jajaran kepala OPD terkait, memaparkan sejumlah program unggulan daerah dalam menjaga ketahanan pangan. Fokus program Pemerintah Kabupaten Bone mencakup, Peningkatan produksi pertanian, Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2), Stabilisasi pasokan dan harga pangan, Pengelolaan cadangan pangan pemerintah.

"Ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga keterjangkauan dan stabilitas harga di masyarakat," pungkas Andi Asman Sulaiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....