Saudara Bertikai, Penganiayaan Berat Terjadi di Kajuara

  • 08 Des 2025 21:24 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Aksi penganiayaan berat terjadi di Desa Boco, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 09.15 Wita. Peristiwa ini melibatkan dua saudara kandung yang sudah lama berselisih Paham. Korban berinisial Raffe (62), seorang petani asal Dusun Bocco Desa Lemo, mengalami luka serius setelah ditusuk oleh saudaranya sendiri berinisial MT (56) yang juga berprofesi sebagai petani. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kajuara sekitar pukul 10.00 Wita.

Penganiayaan berawal ketika MT hendak keluar dari rumahnya. Tiba-tiba korban datang menghadang dan menyampaikan bahwa aliran air yang menuju rumah pelaku akan diputus. Pernyataan itu kemudian memicu adu mulut di antara Keduanya.

Pelaku yang merasa keberatan menanyakan alasan korban ingin memutus aliran air tersebut. Menurut keterangan, aliran air itu berasal dari sumur bor bantuan yang selama ini digunakan bersama. Namun korban bersikeras mengklaim bahwa air tersebut adalah Miliknya.

Perdebatan semakin memanas hingga pelaku naik pitam. MT kemudian mencabut sebilah badik yang terselip di pinggangnya dan langsung menikam korban di bagian bahu kiri sedalam sekitar 7 centimeter, serta menusuk lengan kiri sedalam 2 Centimeter. Akibat tusukan itu, korban mengalami luka terbuka dan pendarahan cukup serius. Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut segera melarikan korban ke Puskesmas Kajuara untuk mendapatkan visum dan perawatan Medis.

Sementara itu, Polsek Kajuara yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan pelaku berikut barang bukti sebilah badik yang digunakan dalam aksi penganiayaan Tersebut. Korban kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polsek Kajuara agar proses hukum dapat segera berjalan sesuai ketentuan. Hingga kini, pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih Lanjut.

Kepolisian juga mengungkap bahwa kedua pihak merupakan saudara kandung yang telah lama mengalami perselisihan yang belum terselesaikan hingga akhirnya memicu tindakan Kekerasan. Kapolsek Kajuara, IPTU Sudirman, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan komitmen polisi dalam menangani kasus penganiayaan berat. “Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti. Kasus ini tetap kami proses sesuai hukum yang Berlaku,” Ujarnya.

Ia juga mengimbau warga untuk mengedepankan mediasi dan tidak mudah terprovokasi dalam setiap perselisihan. “Kami berharap masyarakat tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Setiap persoalan sebaiknya dibicarakan baik-baik atau melibatkan pihak Berwenang,” Tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....