Eksistensi Bissu Masih Bertahan di tengah Modernisasi

  • 14 Apr 2026 21:44 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone – Eksistensi Bissu di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, hingga saat ini masih bertahan di tengah arus modernisasi, meskipun mengalami perubahan peran dibandingkan masa lalu. Hal ini disampaikan oleh Syamsul Bahri (Puang Matoa Ancu), Bissu Sessunwiru, pada Selasa,14 April 2026, yang menilai bahwa keberadaan Bissu masih memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat Bugis, terutama dalam konteks budaya dan tradisi.

Menurutnya, sejak dahulu Bissu memiliki peran penting sebagai penjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan dunia spiritual, yang menjadi bagian dari filosofi hidup masyarakat Bugis. “Bissu itu menjaga keseimbangan, baik hubungan antar manusia, dengan alam, maupun dengan dunia spiritual,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu, peran Bissu sangat luas dan tidak hanya terbatas pada ritual adat, tetapi juga terlibat dalam berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Namun saat ini, keberadaan Bissu lebih sering terlihat dalam kegiatan seremonial seperti upacara adat dan peringatan hari jadi daerah.

Meski demikian, peran tersebut dinilai tetap penting sebagai upaya menjaga nilai-nilai budaya dan warisan leluhur agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus menghargai dan melestarikan keberadaan Bissu sebagai bagian dari identitas budaya Bugis.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan Bissu tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang peradaban Bugis yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal. Dalam berbagai momentum adat, peran Bissu masih dibutuhkan sebagai bagian dari tata cara pelaksanaan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurut Syamsul Bahri, keberlangsungan Bissu sangat bergantung pada kepedulian bersama, baik dari masyarakat maupun pemerintah, untuk terus menjaga dan memberikan ruang bagi praktik-praktik budaya tersebut agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Kalau kita tidak jaga bersama, maka warisan ini bisa saja hilang. Bissu itu bagian dari identitas budaya kita yang harus terus dilestarikan,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....