Peran Bissu Mengalami Perubahan Seiring Perkembangan Zaman

  • 14 Apr 2026 21:49 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID,Bone - Peran Bissu dalam masyarakat Bugis yang dulunya sangat luas kini mengalami perubahan signifikan seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan pola pikir masyarakat. Syamsul Bahri(Puang Matoa Ancu), Bissu Sessunwiru, mengungkapkan bahwa pada masa lalu, Bissu memiliki peran yang mencakup berbagai bidang kehidupan, mulai dari ritual adat hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia menjelaskan bahwa Bissu juga berperan dalam bidang kesehatan tradisional serta menjadi penasehat raja dalam berbagai persoalan penting. “Dulu Bissu itu bukan hanya memimpin ritual, tapi juga terlibat dalam kehidupan masyarakat, termasuk sebagai penasehat dan penyembuh,” katanya saat dikonfirmasi RRI.CO.ID, pada Selasa, 14 april 2026.

Selain itu, Bissu juga dikenal mampu membaca tanda-tanda alam melalui pergerakan bintang atau tandra, yang digunakan sebagai pedoman dalam aktivitas masyarakat seperti bertani dan melaut. Namun saat ini, sebagian besar peran tersebut mulai berkurang dan lebih banyak terbatas pada kegiatan budaya yang bersifat seremonial.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan cara pandang masyarakat menjadi faktor utama yang memengaruhi perubahan tersebut. Meski begitu, nilai-nilai yang dibawa oleh Bissu masih relevan dan dapat menjadi pedoman dalam menjaga keseimbangan kehidupan di tengah modernisasi.

Ia menegaskan bahwa meskipun terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat, Bissu tetap menjalankan perannya dalam berbagai aspek budaya dan sosial yang masih dipertahankan hingga saat ini. Keberadaan Bissu dinilai tetap memiliki fungsi penting, khususnya dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai adat dan tradisi Bugis.

Menurut Puang Matoa, pemahaman masyarakat yang semakin berkembang seharusnya tidak menghilangkan peran Bissu, melainkan justru menjadi peluang untuk memperkuat kembali nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan modern. Ia menilai bahwa budaya dan tradisi perlu berjalan seiring dengan perkembangan zaman.

“Nilai yang dibawa Bissu itu tetap relevan, terutama bagaimana manusia menjaga hubungan dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta. Itu yang harus terus dijaga dalam kehidupan sekarang,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....