Pemkab Bogor Dorong Pelestarian Musik Tradisi Melalui FMTI 2026

  • 04 Okt 2026 11:52 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kebudayaan terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 yang berlangsung di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Mengusung tema besar “Merajut Bayang-Bayang Musik Nusantara”, FMTI 2026 hadir melalui Sangitaloka dengan tema “Bambu dan Bunyi Ritus”. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi, apresiasi, dan kreasi sekaligus upaya menjaga keberlanjutan musik tradisi yang tumbuh di Bogor dan Jawa Barat.

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, mengatakan seminar tersebut menjadi momentum untuk memperkaya pengetahuan masyarakat sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan musik tradisional khas Bogor. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti seminar dengan baik serta menyerap pengetahuan dari para narasumber yang memiliki pengalaman dan keilmuan di bidang musik tradisi dan kebudayaan.

Menurut Titi, pengetahuan yang diperoleh melalui seminar dapat menjadi bekal untuk memahami musik tradisi secara lebih mendalam. Pemahaman tersebut diharapkan membantu peserta melihat keterkaitan antara pengetahuan dan praktik yang diwujudkan melalui pertunjukan dalam rangkaian FMTI 2026.

“Melalui kegiatan hari ini kita dapat bersama-sama menopang pariwisata budaya daerah, khususnya budaya di Kabupaten Bogor,” ujar Titi.

Titi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta para narasumber yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Bogor menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan FMTI 2026. Menurutnya, kolaborasi antarpihak diperlukan untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Pelestarian musik tradisi dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, pelaku seni, dan generasi muda. Melalui kegiatan seperti FMTI 2026, musik tradisi diharapkan semakin dikenal, diapresiasi, dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....