Pemkab Bogor dan YIARI Perkuat Kapasitas Petugas Tangani Satwa Liar
- 30 Sep 2026 10:37 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam penanganan satwa liar di lingkungan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam menghadapi laporan mengenai keberadaan satwa liar di permukiman warga.
Penguatan kapasitas dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi mengenai keberadaan, perilaku, identifikasi jenis, serta penanganan satwa primata. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Disdamkarmat Kabupaten Bogor, Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran petugas Disdamkarmat, termasuk petugas sektor dan Command Center 112 Kabupaten Bogor. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik satwa primata yang dapat ditemukan di lingkungan masyarakat.
Kepala Bidang Penyelamatan Disdamkarmat Kabupaten Bogor, Wahyudi Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan pengetahuan petugas. Dengan pemahaman yang lebih baik, penanganan laporan masyarakat dapat dilakukan secara tepat sesuai jenis dan karakteristik satwa yang ditemukan.
“Selama ini kita banyak melakukan praktik di lapangan, tetapi pengenalan secara teori juga penting. Jangan sampai masyarakat melaporkan monyet, tetapi setelah petugas datang ternyata jenisnya berbeda,” ujar Wahyudi.
Menurut Wahyudi, edukasi tersebut membantu petugas mengenali perbedaan antara monyet dan kelompok kera. Pemahaman itu diharapkan membuat proses penanganan maupun penyusunan laporan mengenai satwa yang ditemukan menjadi lebih tepat.
Ia menambahkan, pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada petugas yang mengikuti sosialisasi. Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diteruskan kepada petugas di sektor dan masyarakat.
“Jangan sampai setelah kegiatan selesai, ilmunya berhenti di sini. Kita harapkan teman-teman bisa meneruskan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, edukasi mengenai satwa liar dapat menjadi bagian dari kegiatan Disdamkarmat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Edukasi tersebut melengkapi kegiatan lain seperti pencegahan kebakaran dan penanganan berbagai jenis hewan yang masuk ke permukiman.
“Ketika ada laporan, masyarakat juga bisa mendapatkan informasi yang benar mengenai cara menghadapi dan menangani satwa liar,” tambah Wahyudi. Pemahaman tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui langkah yang tepat ketika menemukan satwa liar di lingkungan tempat tinggal.
Perwakilan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), Elisabet R.R.B. Hutabarat, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman petugas mengenai perilaku satwa. Edukasi juga diberikan untuk mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan serta membekali petugas dengan langkah yang tepat dan aman ketika berhadapan dengan satwa liar, khususnya primata.
“Melalui kegiatan ini, petugas Damkar diharapkan semakin memahami perilaku satwa dan mengetahui langkah yang tepat serta aman ketika berhadapan dengan satwa liar. Pengetahuan ini juga penting untuk membantu mengedukasi masyarakat,” ungkap Elisabet.
Sementara itu, Petugas Damkar Sektor Parung, Muhammad Hizba Riendo, mengapresiasi edukasi yang diberikan YIARI bersama Disdamkarmat. Menurutnya, kegiatan tersebut menambah wawasan petugas dalam mengidentifikasi jenis, memahami karakteristik, serta mengetahui cara pencegahan dan penanganan satwa primata.
Hal senada disampaikan petugas Command Center 112 Kabupaten Bogor yang menilai edukasi mengenai makaka cukup relevan dengan tugas mereka. Laporan mengenai keberadaan satwa liar tersebut cukup banyak diterima melalui layanan 112.
Dengan pemahaman yang lebih baik, petugas dapat memberikan edukasi awal kepada masyarakat ketika menerima laporan mengenai satwa liar. Informasi tersebut juga dapat diteruskan kepada petugas lapangan agar penanganan dilakukan sesuai kondisi di lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....