Dinkes Bogor Perkuat Integrasi Data Kesehatan lewat E-TPMB
- 28 Sep 2026 19:57 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan memperkuat transformasi digital sektor kesehatan melalui penerapan E-TPMB dan Dashboard Data Warehouse. Sistem tersebut dikembangkan untuk meningkatkan integrasi pencatatan dan pelaporan pelayanan kesehatan primer.
Sosialisasi sekaligus peluncuran E-TPMB dan Data Warehouse digelar di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall, Cibinong, Senin, 28 September 2026. Kegiatan melibatkan Tempat Praktik Mandiri Bidan, Puskesmas, rumah sakit, Dinas Kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia, Diskominfo, CHAI Indonesia, dan pengembang aplikasi PT Sisfomedika.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty mengatakan, digitalisasi pelayanan kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi kerja, serta ketersediaan data yang cepat dan akurat. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam mendukung pengambilan kebijakan di bidang kesehatan.
“Digitalisasi pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi kerja, serta ketersediaan data yang cepat, tepat, dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujar Fusia.
Fusia menjelaskan, penerapan E-TPMB sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan melalui platform SATUSEHAT. Aplikasi ini diharapkan mendukung pencatatan pelayanan ANC, INC, PNC, dan imunisasi secara digital, sedangkan Data Warehouse mengintegrasikan data dari berbagai sumber pelayanan.
“Oleh karena itu, kehadiran E-TPMB dan Data Warehouse merupakan langkah yang penting dalam memperkuat ekosistem data pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor,” kata Fusia.
Menurut Fusia, pencatatan manual selama ini dapat menyebabkan keterlambatan pelaporan dan belum optimalnya keterhubungan data antara TPMB, Puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan. Karena itu, data yang terkumpul perlu dimanfaatkan untuk membaca situasi, menentukan prioritas, serta mendukung intervensi dan pembangunan kesehatan.
“Data yang lengkap, akurat, konsisten, dan tepat waktu akan menghasilkan informasi yang dapat dipercaya. Sebaliknya, kualitas data yang tidak baik akan berdampak pada kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan,” jelasnya.
Saat ini, Kecamatan Cibinong menjadi wilayah contoh penerapan E-TPMB dan Data Warehouse di Kabupaten Bogor. Implementasi selanjutnya diarahkan pada aktivasi akun, pendampingan, penguatan kapasitas, serta pemantauan kelengkapan dan kualitas data secara berkala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....