Jaro Ade Pantau Layanan Publik dan Pertanian
- 27 Agt 2026 08:22 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Wakil Bupati Bogor Jaro Ade melakukan kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Rabu, 26 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal dan masyarakat memperoleh layanan yang cepat serta nyaman.
Dalam kunjungannya, Jaro Ade meninjau langsung proses pelayanan dan berkoordinasi dengan jajaran Disdukcapil. Pemerintah Kabupaten Bogor menilai kualitas pelayanan publik perlu terus dipastikan agar masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan dapat terlayani dengan baik.
“Hal utama yang harus dijaga adalah kualitas pelayanan kepada masyarakat agar tetap baik dan nyaman. Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan dapat dilayani dengan optimal,” kata Jaro Ade.
Selain memantau pelayanan publik, Jaro Ade juga melakukan monitoring sektor pertanian untuk mengantisipasi dampak musim kemarau. Pemantauan dilakukan bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, termasuk melihat kondisi sejumlah lokasi panen.
Jaro Ade mengatakan, monitoring diperlukan untuk mengetahui kondisi pertanian secara langsung, termasuk potensi penurunan produksi hingga gagal panen akibat terbatasnya ketersediaan air selama musim kemarau.
“Di sektor pertanian, kami juga terus melakukan pemantauan, khususnya terhadap potensi gagal panen akibat musim kemarau. Kondisi di lapangan perlu dipastikan agar langkah bantuan bagi petani yang terdampak dapat segera disiapkan,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Bogor menyiapkan sejumlah upaya, antara lain melalui Gerakan Pangan Murah dan penyediaan pupuk dengan harga terjangkau. Program tersebut diarahkan untuk membantu menjaga keterjangkauan pangan sekaligus meringankan beban biaya produksi petani yang terdampak kondisi kemarau.
Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memantau kondisi pertanian di berbagai wilayah sebagai dasar menentukan bentuk intervensi dan bantuan yang dibutuhkan. Pemantauan tersebut juga dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi riil petani di lapangan.
“Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan kehadirannya bagi para petani. Jika terdapat petani yang terdampak, pemerintah akan menyiapkan berbagai upaya bantuan, termasuk penyediaan pangan dan pupuk dengan harga terjangkau,” tegas Jaro Ade.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....