KDMP Cipelang Kabupaten Bogor Menjadi Percontohan Pengolahan Limbah Plastik
- 21 Agt 2026 12:59 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendorong inovasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diwilayahnya. Salah satunya adalah pengelolaan limbah plastik yang dikembangkan KDMP Cipelang, Kecamatan Cijeruk.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian koperasi desa sekaligus mendorong pemanfaatan potensi ekonomi dan sumber daya lokal agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Tidak hanya KDMP Cipelang saja, dorongan inovasi itupun harus ditampilkan di seluruh KDMP di seluruh Kabupaten Bogor. Inovasi KDMP Cipelang mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi dapat menjadi bukti jika koperasi desa mampu berkembang melalui kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan potensi lokal.
KDMP Cipelang bahkan berhasil menjadi salah satu koperasi yang dijadikan percontohan nasional dalam pengelolaan limbah berbasis koperasi. Sampah plastik diolah menjadi batako atau paving block, sementara sampah organik dimanfaatkan menjadi pupuk kompos.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, mengatakan inovasi tersebut menunjukkan bahwa koperasi desa dapat mengembangkan usaha dengan mengoptimalkan potensi masyarakat. Menurut Iman, KDMP Cipelang yang dipimpin Rita Puspita Sari terus menjalankan berbagai program tanpa harus menunggu dukungan pembiayaan langsung dari pemerintah pusat.
“KDMP Cipelang ini dipimpin oleh seorang penggerak kepemudaan, yaitu Rita Puspita Sari. Dia sebagai Ketua Koperasi Desa Merah Putih yang begitu gigih melaksanakan program-program daripada Pak Presiden,” ujar Iman, Jumat 21 Agustus 2026.
Iman menjelaskan, KDMP Cipelang juga menghimpun dan memasarkan berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dihasilkan masyarakat Desa Cipelang. Di sisi lain, koperasi tersebut mengembangkan inovasi pengelolaan lingkungan. Sampah plastik, tali rafia, dan berbagai limbah lainnya diolah menjadi batako atau paving block.
Sementara sampah rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos melalui sejumlah tahapan, mulai dari penggilingan, penghancuran, fermentasi hingga pengeringan. Menurut Iman, inovasi KDMP Cipelang mendapat perhatian dari Kementerian Koperasi. Koperasi tersebut dipercaya menjadi salah satu percontohan pengelolaan limbah dalam kegiatan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Ketua KDMP Cipelang sekaligus Ketua Harian Forum KDMP Kabupaten Bogor, Rita Puspita Sari, mengatakan koperasi yang dipimpinnya telah dua kali mendapat kesempatan menjadi percontohan di tingkat nasional.
“Kali ini khusus untuk pengelolaan limbah sampah. KDMP Cipelang terpilih menjadi salah satu dari dua KDMP se-Indonesia yang menjadi percontohan pengelolaan limbah sampah. Satu lainnya berasal dari Kabupaten Bandung,” ujar Rita.
Sebelumnya, KDMP Cipelang juga mendapat kesempatan mengikuti kegiatan bersama Kementerian Koperasi di Gelora Bung Karno (GBK). Rita berharap inovasi pengelolaan sampah yang dikembangkan KDMP Cipelang dapat direplikasi oleh koperasi desa lainnya, khususnya di Kabupaten Bogor maupun daerah lain di Indonesia.
“Harapan saya, program pengolahan sampah ini bisa menjadi percontohan bagi KDMP di seluruh Indonesia sesuai dengan harapan Kementerian Koperasi dan Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Ia juga mengajak pengurus KDMP di Kabupaten Bogor untuk terus berinovasi dan tidak hanya mengandalkan dukungan pembiayaan pemerintah.
“Untuk teman-teman pengurus KDMP, pesan saya tetap semangat, terus berjuang, terus berinovasi, dan jangan berhenti mencari serta membangun kemitraan,” tandasnya.
Rita berharap keberadaan KDMP Cipelang dapat menjadi bukti bahwa program koperasi desa mampu berjalan secara mandiri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....