Bunda PAUD Bogor Didorong Bantu Atasi Angka Tidak Sekolah
- 29 Sep 2026 21:57 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat peran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD dan Pokja Bunda PAUD dalam meningkatkan akses serta mutu layanan pendidikan anak. Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bogor 2026 pada 29–30 September.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rameni, mengatakan Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga desa memiliki peran dalam membantu pemerintah menangani Angka Tidak Sekolah atau ATS. Peran tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah atau RLS di Kabupaten Bogor.
“Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan desa dapat membantu mengidentifikasi anak-anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan dan mendorong mereka untuk kembali mendapatkan hak pendidikannya,” ujar Rameni saat membuka kegiatan Bimtek, Senin, 29 September 2026.
Rameni menjelaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor telah memiliki data anak sekolah secara by name by address. Data tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi pemerintah kecamatan, desa, penilik, pengawas SD dan SMP, satuan pendidikan, serta Dinas Pendidikan.
Menurut Rameni, pengentasan ATS juga dapat dilakukan melalui program kesetaraan pendidikan. Masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan dapat diarahkan mengikuti Kejar Paket B dan Paket C melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM.
“Silakan Ibu dan Bapak berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan maupun jajaran kami di lapangan mengenai program-program yang dapat mendukung pengentasan ATS dan peningkatan RLS,” katanya.
Bimtek Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bogor 2026 diikuti 250 peserta yang terbagi dalam dua angkatan. Peserta terdiri atas Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD dan Pokja Desa/Kelurahan, serta mitra PAUD.
Penguatan pendidikan juga diarahkan dilakukan secara berkesinambungan sejak jenjang PAUD. Selain kemampuan akademik, pendidikan anak usia dini mencakup pembentukan karakter, tanggung jawab, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta penghargaan terhadap proses belajar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....