Pemkot Sukabumi Kolaborasi dengan P3MI Komitmen Tekan Angka Pengangguran

  • 31 Jul 2026 23:12 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Sukabumi - Pemerintah Kota Sukabumi mengambil langkah strategis dalam upaya menekan angka pengangguran. Seperti diketahui berdasarkan data Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Sukabumi mencapai 8,19 persen, yang mencakup sekitar 29.871 jiwa warga belum bekerja.

Untuk itu Pemkot Sukabumi bekerja sama dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dalam membantu pemerintah daerah membuka akses lapangan pekerjaan dengan sejumlah program termasuk melalui International Job Fair yang diadakan oleh Pasim Go Migrant Center.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan bahwa kerja sama itu merupakan bagian dari strategi menurunkan angka pengangguran, bahkan ke depannya dirinya akan berupaya untuk memperluas cakupan kerja sama tersebut dengan mengajak lebih banyak P3MI.

“Strateginya kita sudah bekerja sama dengan empat P3MI, salah satunya Pasim. Saya (juga) akan mengajak P3MI yang di luar Kota Sukabumi agar menyalurkan pekerja migran,” kata Ayep Zaki, Kamis, 30 Juli 2026.

Ayep Zaki menyebut, strategi lainnya yang sedang dipersiapkan ialah pengalokasian dana APBD untuk membantu Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang tidak bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat Pekerja Migran dari perbankan, karena memiliki kendala dalam BI Checking.

“Disini ada sedikit masalah yang terjadi karena dari 10 CPMI paling tidak lima hingga enam orang bermasalah dengan BI Checking, dikarenakan pinjaman online atau perbankan. Nilai pinjamannya juga gak terlalu besar paling Rp20 juta atau Rp50 juta, tapi menyebabkan tidak bisa mengakses KUR program penempatan pekjerja migran, sehingga kita harus mencari solusi misal melalui intervensi koperasi atau APBD,” jelasnya.

Wali Kota Ayep Zaki pun mengaku memanfaatkan pertemuan dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, untuk menyampaikan permohonan dukungan Kementeriann terhadap upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam menurunkan angka pengangguran, melalui penyaluran pekerja migran.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, P3MI, lembaga pendidikan, dan sektor perbankan, Pemkot Sukabumi optimistis dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menciptakan lebih banyak peluang kerja. Upaya tersebut diharapkan berdampak pada penurunan angka pengangguran serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....