IPB University Kembangkan Wakaf Produktif yang Padukan Riset dan Manfaat Sosial
- 31 Jul 2026 23:28 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - IPB University mengembangkan Kawasan Wakaf Produktif Terpadu Pertanian (KWPT) di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan wakaf untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Pengembangan kawasan tersebut mulai diperkenalkan pada Rabu, 30 Juli 2026.
Kawasan ini berdiri di atas lahan wakaf seluas 1,3 hektare yang diterima IPB University pada 2023. Selain difungsikan sebagai pusat pengembangan sektor pertanian dan peternakan, KWPT juga dipersiapkan sebagai living lab yang menghubungkan kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Mengutip dari website resmi IPB University, Wakil Rektor IPB University Bidang Kerja Sama dan Konektivitas Global, Prof. Iskandar Z. Siregar, mengatakan kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mampu menghasilkan inovasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep living lab yang diterapkan di KWPT bertujuan menjembatani hasil riset dengan kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, berbagai inovasi yang dikembangkan tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan, IPB University memiliki berbagai inovasi di bidang pertanian yang siap diterapkan di kawasan tersebut, mulai dari penggunaan benih unggul, pengembangan pupuk, hingga teknologi pertanian berkelanjutan. Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan ialah penerapan agri-photovoltaics, yakni pemanfaatan panel surya yang dipadukan dengan lahan pertanian untuk menghasilkan energi bagi operasional peternakan maupun sistem irigasi.
Prof. Iskandar juga menilai keberhasilan pengembangan KWPT memerlukan dukungan berbagai pihak. Ia berharap kawasan tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan wakaf produktif yang bisa diterapkan di daerah lain melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, lembaga filantropi, dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University, Prof. Alla Asmara, menjelaskan bahwa KWPT akan mengembangkan usaha peternakan sapi, peternakan kambing, dan sektor pertanian sebagai kegiatan utama yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus sosial.
Selain memperkuat fasilitas peternakan, pengelola juga merencanakan pembangunan klinik serta perluasan program pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan. Melalui berbagai pengembangan tersebut, aset wakaf diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....