DPRD Kota Bogor Gandeng Akademisi Kembangkan Kampung Batik

  • 29 Mei 2026 12:44 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • pengembangan Kampung Batik Cibuluh sebagai destinasi wisata edukasi dan budaya yang memiliki potensi untuk dikenal lebih luas hingga tingkat internasional,
  • DPRD Kota Bogor disebut mendukung langkah koordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk membuka peluang penganggaran pembangunan galeri bersama pada tahun mendatang.

RRI.CO.ID, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menerima audiensi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama University of British Columbia (UBC) Kanada di Gedung DPRD Kota Bogor. Pertemuan tersebut membahas pengembangan Kampung Batik Cibuluh sebagai destinasi wisata edukasi dan budaya yang memiliki potensi untuk dikenal lebih luas hingga tingkat internasional, Jumat, 29 Mei 2026.

Audiensi itu menjadi wadah evaluasi sekaligus pembahasan solusi bagi penguatan sektor wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. Kampung Batik Cibuluh dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan mitra internasional.

Dalam sambutannya, Adityawarman Adil menyampaikan apresiasi atas kehadiran akademisi dan mahasiswa dari University of British Columbia yang datang ke Kota Bogor untuk mempelajari kehidupan sosial, budaya, serta tata kelola pemerintahan daerah. Ia menilai kolaborasi lintas negara dapat memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan daerah.

“Kami merasa sangat terhormat menerima kehadiran mahasiswa dan akademisi internasional untuk belajar, bertukar pengalaman, serta mengenal kehidupan masyarakat dan budaya Kota Bogor,” ujar Adityawarman. Menurutnya, momentum ini juga dapat memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan, budaya, hingga pengembangan masyarakat.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut berlangsung menjelang peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 yang akan jatuh pada 3 Juni 2026. Beragam kekayaan sejarah, budaya, suasana pendidikan, hingga keramahan masyarakat diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa asing selama berada di Kota Hujan.

Di lokasi yang sama, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB, Tony Irawan, memaparkan hasil pendampingan lapangan yang dilakukan sepanjang 1–30 Mei 2026 di Kampung Batik Cibuluh. Berdasarkan hasil evaluasi, kebutuhan fasilitas parkir wisatawan, pengelolaan limbah produksi batik, serta rencana pembangunan galeri bersama bagi pengrajin masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Bogor disebut mendukung langkah koordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk membuka peluang penganggaran pembangunan galeri bersama pada tahun mendatang. Selain itu, program pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan juga direncanakan berkembang ke wilayah lain, termasuk Kampung Organik di Mulyaharja, Bogor Selatan, sebagai bagian dari penguatan wisata edukasi dan ekonomi warga.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....