Dorong Optimisme Masyarakat, Komdigi dan Redaksi Nasional Perkuat Narasi Positif

  • 30 Jul 2026 15:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghelat Rapat Koordinasi bersama redaksi nasional LPP TVRI, RRI, dan LKBN Antara di Hotel Royal Padjajaran Kota Bogor pada Kamis, 30 Juli 2026. Rapat ini dilaksanakan guna menyamakan persepsi penyusunan Agenda Setting Redaksi Nasional Periode Agustus 2026 sebagai pedoman komunikasi publik pemerintah.

Kegiatan yang diampu Direktorat Ekosistem Media Ditjen KPM Komdigi ini membahas berbagai isu strategis dan tema prioritas nasional. Beberapa fokus isu utama yang diangkat antara lain Public Health Transitory Care (PHTC), peringatan HUT RI ke-81, transformasi digital, hingga ketahanan energi.

Pranata Humas Ahli Muda Direktorat Ekosistem Media Komdigi, Widi Wihartono, menanggapi bahwa koordinasi rutin ini bertujuan menambah penguatan isu sektoral di luar agenda internal masing-masing media. "Kalau di agenda setting ini masing-masing media sebenarnya sudah punya, tapi kami lebih menambahkan isu terkait Komdigi, baik digitalisasi maupun direktif pendidikan," ujar Widi Wihartono.

Widi menambahkan bahwa tim Relasi Media Komdigi memiliki Tim Redaksi Nasional khusus yang mengampu TVRI, RRI, dan LKBN Antara. "Jadi kami berharap agenda setting yang disusun ini nantinya akan diberitakan dengan baik, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Redaksi Artikel LKBN Antara, Sri Haryati, menilai kolaborasi redaksi nasional ini sangat krusial untuk menghadirkan narasi publik yang membangun. "Harapan saya dengan kolaborasi redaksi nasional ini kita bisa memberikan lebih banyak narasi positif untuk membangun optimisme masyarakat agar negara kita bisa maju," ujar Sri Haryati.

Sri Haryati juga menekankan bahwa narasi positif bukan berarti menutupi realita atau menghindari kritik terhadap pemerintah. "Kita tetap di luar narasi yang positif tadi ada kritik yang ada solusinya, sehingga ketika kita mengkritik, kita juga memberikan solusi," jelasnya.

Melalui rakor ini, seluruh lembaga komunikasi publik diharapkan dapat terus menjawab tantangan zaman dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media arus utama. Sinergi antara pemerintah dan redaksi nasional pun makin solid dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan tepercaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....