Mental Health Fest 2026 Dorong Kesadaran Masyarakat Jaga Kesehatan Jiwa
- 18 Jun 2026 10:22 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental terus menjadi perhatian berbagai pihak di Kota Bogor. Hal tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Mental Health Fest 2026 bertajuk Pesta Rakyat, Mental Sehat yang berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu, 17 Juni 2026.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai program edukasi dan layanan kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan jiwa. Selain itu, acara juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan gangguan mental.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bogor, Bai Kusnadi, SKM, MPH, mengatakan bahwa kesehatan mental saat ini menjadi isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Menurutnya, berbagai kelompok usia, terutama remaja dan dewasa, rentan menghadapi persoalan kesehatan jiwa yang memerlukan penanganan sejak dini.
"Kami di Dinas Kesehatan terus melakukan penguatan dari sisi sumber daya manusia maupun kompetensi tenaga kesehatan. Saat ini terdapat 25 puskesmas dan 22 rumah sakit yang berkolaborasi dalam pelayanan kesehatan mental di Kota Bogor," ujar Bai.
Ia menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bogor juga menjalankan sejumlah program inovatif untuk mendukung deteksi dini masalah kesehatan jiwa. Salah satunya melalui program Pangawalabi yang mendorong upaya proteksi dini kesehatan masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan mental pada kelompok sasaran tertentu.
"Melalui program Pangawalabi dan Cek Kesehatan Gratis, kami berupaya melakukan deteksi dini berbagai masalah kesehatan, termasuk kesehatan jiwa. Dengan deteksi lebih awal, masyarakat dapat segera memperoleh layanan dan pendampingan yang diperlukan," katanya.
Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Bogor, gangguan kesehatan mental masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Kasus kecemasan dan depresi menunjukkan kecenderungan meningkat sehingga dibutuhkan upaya pencegahan dan edukasi yang lebih luas kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan informasi mengenai pentingnya mengenali gejala awal gangguan kesehatan mental serta langkah pertolongan pertama psikologis. Edukasi diberikan melalui pendekatan melihat, memperhatikan, dan menghubungkan individu yang membutuhkan bantuan dengan layanan kesehatan yang tersedia.
"Penanganan kesehatan mental tidak dapat dilakukan sendiri oleh sektor kesehatan. Diperlukan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pendidikan, pemberdayaan masyarakat, komunitas, hingga keluarga agar upaya pencegahan dan penanganan dapat berjalan lebih efektif," ucap Bai.
Melalui Mental Health Fest 2026, Pemerintah Kota Bogor berharap masyarakat semakin terbuka untuk membicarakan kesehatan mental dan tidak ragu mencari bantuan ketika diperlukan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat secara fisik maupun mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....