Hari Koperasi 2026, Penguatan Tata Kelola dan Digitalisasi

  • 09 Jul 2026 16:43 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Penguatan koperasi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkokoh ekonomi kerakyatan menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli.
  • Peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat gotong royong sebagai jati diri gerakan koperasi di Indonesia.

RRI.CO.ID, Bogor – Penguatan koperasi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkokoh ekonomi kerakyatan menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli. Di tengah dinamika perekonomian, tata kelola yang profesional, adaptasi terhadap digitalisasi, serta kolaborasi antarpelaku koperasi menjadi kunci agar koperasi tetap mampu berkembang dan bersaing.

Ketua Koperasi Jasa Kita Bersama Sejahtera, Rochmi Handayani, menilai koperasi perlu terus melakukan transformasi dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan anggota. Menurutnya, kepercayaan anggota merupakan fondasi utama yang harus dipertahankan agar koperasi mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rochmi Handayani mengatakan, pengelolaan koperasi yang sehat akan mendorong peningkatan partisipasi anggota dalam berbagai program usaha.

"Kepercayaan anggota adalah modal utama koperasi. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan selalu mengutamakan pelayanan agar koperasi terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata," ujarnya, Kamis, 9 Juli 2026

Selain memperkuat tata kelola, koperasi juga didorong memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kepada anggota. Digitalisasi dinilai mampu memperluas akses pasar bagi produk anggota sekaligus meningkatkan daya saing koperasi di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan dan perdagangan berbasis digital.

Ketua Forum KKMP se-Kecamatan Bogor, Dita Mirwandi, menilai sinergi antarkoperasi harus terus diperkuat melalui jejaring yang mampu membuka peluang pembiayaan, pelatihan, hingga pemasaran produk. Kolaborasi tersebut diyakini dapat meningkatkan kapasitas koperasi di tingkat kecamatan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Bogor.

Dita Mirwandi mengatakan, kerja sama yang terbangun antarkoperasi akan memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

"Melalui kolaborasi yang kuat, koperasi dapat saling mendukung dalam pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pemasaran produk sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh para anggota maupun pelaku UMKM," katanya.

Peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat gotong royong sebagai jati diri gerakan koperasi di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, organisasi koperasi, serta para pelaku usaha, koperasi di Kota Bogor diharapkan semakin berdaya saing dan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....