DPRD Jabar Dorong Penguatan Anggaran Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas Guru
- 12 Jun 2026 01:17 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – DPRD Provinsi Jawa Barat menilai peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada program sekolah unggulan, tetapi juga pada kualitas guru yang menjadi ujung tombak proses pembelajaran. Karena itu, penguatan anggaran pendidikan dinilai penting untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Samsul Hidayat, mengatakan kualitas sumber daya manusia yang unggul harus ditopang oleh guru yang memiliki kompetensi dan kapasitas yang baik. Menurutnya, peningkatan kualitas guru memerlukan dukungan program dan pendanaan yang memadai.
"Sebuah sekolah yang berprestasi tentu harus didukung oleh guru yang memiliki kualitas baik. Untuk menciptakan kualitas itu tentu tidak gratis dan membutuhkan dukungan anggaran," ujarnya dalam Dialog Bogor Pagi Ini edisi Kamis, 11 Juni 2026.
Samsul menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi tantangan keterbatasan fiskal akibat penurunan kapasitas anggaran daerah. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus lebih cermat dalam menentukan prioritas pembangunan.
Meski demikian, DPRD mendorong agar sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas utama bersama sektor kesehatan. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia Jawa Barat.
"Kita sedang melihat posisi-posisi pembangunan mana yang bisa disesuaikan sehingga pendidikan dan kesehatan sebagai sektor prioritas tetap mendapatkan perhatian yang cukup," katanya.
Selain peningkatan kompetensi guru, anggaran pendidikan juga dibutuhkan untuk mendukung sarana pembelajaran, pembinaan karakter siswa, hingga pengembangan potensi peserta didik di berbagai bidang.
Samsul menambahkan DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari berbagai peluang peningkatan pendapatan daerah yang dapat mendukung pembangunan, termasuk sektor pendidikan.
Menurutnya, kebutuhan peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan ketersediaan anggaran yang berkelanjutan agar program-program pengembangan guru dan siswa dapat berjalan optimal.
"Kita tidak boleh mengorbankan hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Baik di sekolah reguler maupun sekolah unggulan, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, sekolah, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....