LTN NU dan KMNU IPB Kolaborasi Penguatan Kader Muda

  • 24 Mei 2026 22:51 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kota Bogor menggelar sharing session bersama pengurus Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB di Pondok Pesantren Mahasiswa Ma’had Jawi, Kampung Setu Leutik, Kabupaten Bogor.
  • Program tersebut diarahkan untuk menjaring kader muda yang memiliki minat di bidang jurnalistik, media, dan pengelolaan informasi digital.

RRI.CO.ID, Bogor - Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kota Bogor menggelar sharing session bersama pengurus Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB di Pondok Pesantren Mahasiswa Ma’had Jawi, Kampung Setu Leutik, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026 itu menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kaderisasi, literasi, dan kolaborasi antarwarga Nahdliyin di lingkungan mahasiswa.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua LTN NU Kota Bogor, Abdul Mun'im Hasan, bersama Sekretaris LTN NU Kota Bogor, Azroo Al-Faqih. Suasana diskusi berlangsung hangat dengan pembahasan mengenai penguatan syiar Islam Wasathiyah ala Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah di tengah generasi muda.

“Kami berharap energi khidmat sahabat-sahabat mahasiswa NU dapat menjadi sinergi untuk berkhidmat di LTN NU, khususnya dalam memperkuat syiar Islam Wasathiyah ala Aswaja An-Nahdliyah,” ujar Abdul Mun’im Hasan.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa penting untuk memperkuat dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus tetap menjaga nilai-nilai ke-NU-an. Dalam kesempatan itu, Abdul Mun’im juga memaparkan sejumlah program kaderisasi literasi yang sedang dikembangkan LTN NU Kota Bogor. Program tersebut diarahkan untuk menjaring kader muda yang memiliki minat di bidang jurnalistik, media, dan pengelolaan informasi digital.

“LTN NU membuka ruang bagi kader muda yang memiliki kemampuan jurnalistik dan literasi digital agar dapat berkembang sekaligus berkontribusi dalam dakwah melalui media,” katanya. Ia menilai penguatan kapasitas generasi muda di bidang literasi menjadi kebutuhan penting untuk menghadapi tantangan komunikasi digital.

Sementara itu, Ketua KMNU IPB, Qaf Firos Muhammad Miqdad, menjelaskan organisasinya tengah menjalankan program Nahdlatul Atfal sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis nilai ke-NU-an. Program tersebut dijalankan dengan menyasar masyarakat di tingkat akar rumput melalui aktivitas keagamaan di musholla, masjid, dan majelis taklim.

“Program Nahdlatul Atfal kami jalankan dengan langsung menyentuh masyarakat di akar rumput, mulai dari majelis taklim, musholla hingga masjid, sekaligus melestarikan amaliyah NU di tengah masyarakat,” ujar Qaf Firos Muhammad Miqdad.

Ia menambahkan keberadaan Pondok Pesantren Mahasiswa Ma’had Jawi juga menjadi wadah pembinaan mahasiswa dalam penguatan ilmu, adab, kemandirian, dan kepedulian sosial.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....