Bogor Siapkan Diri Jadi Kota Gastronomi dalam Jejaring UNESCO

  • 22 Agt 2026 16:03 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Kota Bogor terus mematangkan langkah untuk diusulkan sebagai City of Gastronomy dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
  • Selain kekayaan kuliner, Kota Bogor sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kota Seni Pertunjukan melalui Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia pada November 2025.

RRI.CO.ID, Bogor - Kota Bogor terus mematangkan langkah untuk diusulkan sebagai City of Gastronomy dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Upaya tersebut dilakukan Forum Bogor Kota Gastronomi bersama Pemerintah Kota Bogor, akademisi, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk membangun ekosistem gastronomi yang berkelanjutanz

Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi, Haidhar Wurjanto, mengatakan proses pengajuan saat ini masih berlangsung di tingkat nasional sebelum nantinya masuk tahap seleksi untuk mewakili Indonesia di UNESCO.

“Progresnya kita lagi pengajuan kepada Ekraf sebagai kota kreatif yang kita ajukan di tingkat nasional dulu, hingga nanti ada seleksi yang akan dilihat kota mana yang cocok untuk diajukan kepada UNESCO," ujar Haidhar, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Haidhar, langkah menuju jejaring kota kreatif dunia telah dibangun melalui sejumlah program dan kolaborasi. Salah satunya audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya pada Maret 2026 serta pelaksanaan Gastrofest yang melibatkan Forum Gastronomi, Pemkot Bogor, dan IPB dari sisi akademik.

Bogor juga memiliki modal berupa kekayaan kuliner, tradisi, bahan baku, komunitas, serta dukungan akademisi yang dapat menjadi bagian dari penguatan identitas gastronomi kota. Kolaborasi berbagai unsur tersebut dinilai penting agar pengembangan gastronomi tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi turut mendapat dukungan masyarakat.

Haidhar menilai dukungan kepala daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan program menuju Kota Gastronomi. Ia menyebut Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim secara konsisten mendorong pengembangan identitas gastronomi dalam berbagai kegiatan pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi, Catura Pasha mengatakan Bogor memiliki beragam makanan dan minuman khas yang telah dikenal hingga luar daerah. Sejumlah produk kuliner lokal juga telah memperoleh pengakuan sebagai warisan budaya takbenda, di antaranya doclang dan bir kocok.

Selain kekayaan kuliner, Kota Bogor sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kota Seni Pertunjukan melalui Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia pada November 2025. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus modal bagi Bogor untuk terus mengembangkan potensi gastronomi menuju pengakuan di tingkat internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....