HIPAKAD Kota Bogor Gelar Donor Darah Peduli Thalasemia

  • 23 Mei 2026 15:02 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Kegiatan donor darah peduli thalasemia kembali digelar oleh Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien yang membutuhkan transfusi darah rutin.
  • Di wilayah Bogor Raya, jumlah penyintas thalasemia disebut mencapai sekitar 600 orang sehingga memerlukan perhatian bersama, baik dari pemerintah daerah maupun fasilitas kesehatan.

RRI.CO.ID, Bogor – Kegiatan donor darah peduli thalasemia kembali digelar oleh Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien yang membutuhkan transfusi darah rutin. Kegiatan Donor Darah Peduli Thalasemia ke-14 berlangsung di Sekretariat HIPAKAD Kota Bogor, Jalan Merdeka, Kota Bogor, Sabtu, 23 Mei 2026.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, turut mengikuti donor darah sekaligus memberikan apresiasi kepada HIPAKAD Kota Bogor dan berbagai pihak yang terlibat dalam menjaga ketersediaan stok darah. Menurutnya, kegiatan sosial tersebut penting dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah, khususnya bagi penyandang thalasemia di Kota Bogor.

“Kegiatan ini sudah berjalan 14 kali dan semoga dapat terus berjalan lebih baik lagi. Saya mengapresiasi HIPAKAD Kota Bogor dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya PMI Kota Bogor dalam rangka menyiapkan stok darah di Kota Bogor,” ujar Denny Mulyadi.

Kegiatan donor darah juga melibatkan unsur TNI dari Korem 061/Suryakancana dan Kodim 0606/Kota Bogor sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap para penyandang thalasemia. Denny Mulyadi menyebut penderita thalasemia membutuhkan transfusi darah secara rutin sepanjang hidup, sehingga ketersediaan stok darah di PMI menjadi kebutuhan penting yang harus dijaga.

“Sekali lagi saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan donor darah ini. Saya berharap kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien thalasemia, sekaligus menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kota Bogor,” katanya.

Di wilayah Bogor Raya, jumlah penyintas thalasemia disebut mencapai sekitar 600 orang sehingga memerlukan perhatian bersama, baik dari pemerintah daerah maupun fasilitas kesehatan. Berbagai langkah edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai donor darah dinilai penting dilakukan untuk membantu pasien sekaligus mendorong kepedulian sosial yang lebih luas.

Denny Mulyadi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendonorkan darah karena manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor.

“Semoga setiap tetes darah yang kita donorkan menjadi amal kebaikan dan membawa harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tutup Denny Mulyadi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....