Mahasiswa IPB Gelar Kegiatan Cek Label Pangan di Kedung Badak
- 18 Mei 2026 08:45 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University menggelar kegiatan bertajuk “Cek Label Cegah Risiko” di Kelurahan Kedung Badak, Kota Bogor pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Kampus Desa yang dilakukan mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media.
Ketua pelaksana kegiatan, Ida Ayu Fatihabillah Cinta Virginia Zaelani, mengatakan pemilihan Kelurahan Kedung Badak bermula dari kunjungan awal kelompoknya ke wilayah tersebut. Menurutnya, sambutan hangat dari pihak kelurahan membuat kelompoknya mantap memilih lokasi kegiatan.
Cinta menjelaskan tema cek label ini dipilih berdasarkan hasil identifikasi masalah yang dilakukan mahasiswa di lingkungan masyarakat. Setelah melakukan pengamatan, kelompoknya menilai pemahaman masyarakat terkait membaca label pangan masih perlu ditingkatkan.
“Banyak orang hanya membaca sekilas bahkan tidak membaca label makanan sebelum membeli. Padahal penting untuk mengetahui kandungan gula dan komposisi dalam satu kemasan,” ujarnya.
Ia menilai edukasi mengenai label pangan penting agar masyarakat lebih memahami kandungan produk yang dikonsumsi sehari-hari. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui cara membaca informasi nilai gizi dan komposisi makanan dengan benar.
Melalui kegiatan tersebut, Cinta berharap warga yang mengikuti seminar dapat lebih peduli terhadap informasi pada kemasan makanan. Ia juga berharap peserta dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.
Dosen Sekolah Vokasi IPB University, Dr. Suparman, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari mata kuliah Diseminasi Informasi di Sekolah Vokasi IPB. Program Kampus Desa menjadi proyek praktik yang wajib dilakukan mahasiswa dengan turun langsung ke masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi terlebih dahulu melakukan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan di wilayah sasaran. Dari berbagai persoalan yang ditemukan, mahasiswa kemudian memilih satu isu untuk diberikan solusi melalui program yang dijalankan.
Dr. Ir. Suparman menambahkan, program Kampus Desa telah berjalan sejak 2018 dan dilaksanakan di berbagai desa maupun kelurahan di Kota Bogor dengan tema berbeda-beda, mulai dari pendidikan, lingkungan, ekonomi hingga kesehatan. Ia berharap program tersebut membuat mahasiswa lebih peka terhadap persoalan masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi di tengah lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....