Kompetensi Guru BK Penting untuk Generasi Muda Bogor
- 24 Apr 2026 10:15 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Peningkatan kompetensi guru Bimbingan Konseling (BK) dan guru wali ditegaskan Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, sebagai langkah penting dalam mendampingi perkembangan remaja.
- Melalui interaksi di sekolah, guru memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih.
RRI.CO.ID, Bogor - Peningkatan kompetensi guru Bimbingan Konseling (BK) dan guru wali ditegaskan Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, sebagai langkah penting dalam mendampingi perkembangan remaja. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Penguatan Kompetensi dan Pendidikan Karakter di Kota Bogor, Kamis, 23 April 2026.
Sebanyak 40 guru BK dan guru wali SMP se-Kota Bogor mengikuti kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kota Bogor bekerja sama dengan Tim Bogor Gerakan untuk Lintas Generasi (Geulis). Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendampingan siswa di era digital.
Yantie Rachim yang juga founder Bogor Geulis mengatakan usia remaja 12 hingga 15 tahun saat ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dibanding masa sebelumnya. Pengaruh gadget dan media sosial dinilai memberi dampak besar terhadap pembentukan karakter dan pola komunikasi anak.
“Perkembangan anak-anak usia 12–15 tahun dengan berbagai permasalahannya memang tidak mudah, apalagi sekarang sudah terpapar gadget dan media sosial. Kalau kita tidak tahu ilmunya dan tidak memahami permasalahannya, itu akan menjadi gap dalam komunikasi,” ujar Yantie Rachim.
Ia menambahkan remaja kini dapat mengakses banyak informasi secara instan melalui perangkat digital. Karena itu, pendampingan yang tepat dibutuhkan agar siswa mampu memilah informasi dan memahami pentingnya proses dalam meraih sesuatu.
Menurutnya, guru BK dan guru wali memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembentukan karakter di lingkungan sekolah. Melalui interaksi harian, guru dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan penuh perhatian bagi siswa.
“Melalui interaksi di sekolah, guru memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih. Saya berharap para guru mampu memperkaya pendekatan dalam mendampingi siswa serta menjadi agen perubahan bagi generasi Kota Bogor,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....