WFH ASN di Hari Jumat, Pemkot Bogor Tekanan Efisiensi Anggaran dan Energi
- 04 Apr 2026 20:57 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pemerintah Kota Bogor menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sebagai langkah efisiensi anggaran dan penghematan energi.
- Dedie A. Rachim juga menginstruksikan penghematan penggunaan energi dan operasional kendaraan dinas di setiap perangkat daerah.
RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sebagai langkah efisiensi anggaran dan penghematan energi. Kebijakan ini dituangkan melalui surat edaran yang dikeluarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bogor.
Melalui kebijakan tersebut, mekanisme kerja aparatur sipil negara disesuaikan agar penggunaan anggaran operasional dapat lebih terkendali. Selain itu, langkah ini juga ditujukan untuk mendukung upaya pengurangan konsumsi energi di lingkungan perkantoran pemerintah daerah.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa surat edaran tersebut telah dikonsultasikan dengan DPRD agar selaras dengan kebijakan nasional. Ia menegaskan kebijakan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah mengikuti arahan pemerintah pusat.
“Pemkot akan menetapkan WFH setiap hari Jumat, berlaku mulai 10 April 2026 sesuai ketentuan yang telah diputuskan oleh pemerintah pusat,” ujar Dedie A. Rachim, Sabtu, 4 April 2026.
Meski demikian, tidak seluruh unit kerja dapat menerapkan skema kerja dari rumah. Unit pelayanan publik tertentu tetap diwajibkan hadir langsung untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Terkait absensi dan pengawasan kinerja, pemerintah daerah telah mengatur mekanismenya secara rinci dalam kebijakan tersebut. Pengawasan dilakukan agar produktivitas pegawai tetap terjaga meskipun bekerja secara fleksibel.
Dedie A. Rachim juga menginstruksikan penghematan penggunaan energi dan operasional kendaraan dinas di setiap perangkat daerah. Masyarakat dan aparatur diharapkan turut mendukung kebijakan ini sebagai bagian dari upaya efisiensi energi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....