Proyek Jalan Bojong Rangkas Ciampea Butuh Tambahan Waktu
- 04 Feb 2026 13:16 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Proyek pembangunan jalan Bojong Rangkas Ciampea Kabupaten Bogor yang longsor tahun lalu belum terselesaikan secara penuh. Jalan tersebut merupakan akses vital penghubung dua kecamatan Ciampea dan Pamijahan serta kawasan strategis stasium pengisian Elpiji dan SPBG.
Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Hasani menjelaskan ada kebijakan efisiensi anggaran pengerjaan jalan dan TPT sebesar Rp1,7 miliar.
“Saya mendukung kebijakan efisiensi anggaran, tetapi efisiensi itu harus terukur, terencana, dan tepat sasaran. Contoh kasus Jalan Bojong Rangkas ini, efisiensi justru berdampak pada tidak tuntasnya pekerjaan,” ujar Hasani, Rabu 4 Februari 2026.
Saat pelaksanaan pekerjaan berlangsung pelaksana kerja di lapangan juga menghadapi masalah. Terjadi longsor susulan dan memporak porandakan betonan yang telah mereka pasang.
Atas kondisi tersebut, Muhammad Hasani secara terbuka memohon dukungan kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
“Saya mohon dukungan penuh agar sisa pekerjaan Jalan Bojong Rangkas di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea mendapat prioritas dan perhatian," tambahnya.
Saat ini kondisi jalan Bojong Rangkas ditutup sebagian masih belum dibuka penuh karena sebagian ruasnya terbawa longsor susulan november 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....