Progres Trase Batutulis Capai 22 Persen, Target Rampung Oktober
- 09 Jul 2026 18:54 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Batutulis terus menunjukkan perkembangan dengan capaian progres mencapai 22 persen.
- Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan meski kondisi cuaca masih menjadi tantangan di lapangan.
RRI.CO.ID, Bogor – Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Batutulis terus menunjukkan perkembangan dengan capaian progres mencapai 22 persen. Pemerintah Kota Bogor menargetkan jalur tersebut sudah dapat difungsikan pada Oktober 2026, lebih cepat dari jadwal kontrak yang berakhir pada November.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan meski kondisi cuaca masih menjadi tantangan di lapangan. Penambahan alat berat dan armada pengangkut material dilakukan dalam beberapa hari terakhir untuk menjaga ritme pekerjaan tetap sesuai target.
"Faktor cuaca memang sangat memengaruhi pekerjaan mereka. Sebagai langkah percepatan, dalam tiga hari ini alat berat dan truk pengangkut tanah telah ditambah," kata Jenal Mutaqin saat meninjau lokasi proyek, Kamis, 9 Juli 2026.
Selain pembangunan trase baru, perbaikan turap milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga terus dipersiapkan melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pemkot Bogor berharap dokumen tersebut segera rampung sehingga tahapan perbaikan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan jalan baru.
| Baca juga: HJB ke-544, Ini Kado untuk Warga Kota Bogor |
"Terakhir rapat Dinas PUPR dengan PT KAI menyampaikan bahwa pekan ini DED akan selesai, dan kita akan meminta pihak terkait untuk melakukan ekspos kepada Pemerintah Kota Bogor," ujarnya.
Jenal menjelaskan masih terdapat dua bidang lahan yang harus dibebaskan di ujung trase sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan selama proses konstruksi. Menurutnya, pembebasan lahan tersebut tidak mengubah desain maupun lebar jalan, melainkan dilakukan karena lokasinya berhimpitan dengan area pekerjaan.
"Sama sekali tidak mengubah konstruksi jalan. Lebar eksisting jalan dari hulu ke hilir tetap sama. Hanya saja, karena letak hilirnya sangat berhimpitan dengan lahan proyek, demi keselamatan maka bidang tersebut dibebaskan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....