Hujan Deras Melanda Kota Bogor, BPBD Tangani Puluhan Bencana
- 30 Jan 2026 07:48 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat puluhan titik terdampak bencana menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari berturut-turut. Intensitas hujan yang tinggi memicu berbagai kejadian, mulai dari tanah longsor hingga kerusakan bangunan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyampaikan bahwa pihaknya menerima sedikitnya 17 laporan kejadian bencana. Sebagian besar laporan didominasi oleh tanah longsor serta atap rumah ambruk akibat struktur bangunan yang melemah dan kondisi tanah yang tidak stabil.
Sebaran kejadian tersebut terjadi di sejumlah kecamatan, yakni Bogor Barat, Bogor Utara, Bogor Selatan, Tanah Sareal, dan Bogor Tengah. Lokasi terdampak meliputi beberapa kelurahan, antara lain Balumbangjaya, Pasir Mulya, Loji, Cimahpar, Cipaku, Bondongan, Kebon Pedes, Cibuluh, Kedung Badak, Paledang, dan Kencana.
Peristiwa ini berlangsung sejak hujan deras turun pada Rabu, 28 Januari 2026, dan berlanjut hingga Jumat, 30 Januari 2026 Dinihari. Selama periode tersebut, tim BPBD melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif di lapangan.
Dampak yang ditimbulkan cukup beragam, mulai dari longsoran tanah sepanjang 3 hingga 27 meter yang merusak tembok penahan tanah, terganggunya akses jalan lingkungan, hingga rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Sejumlah atap rumah juga dilaporkan ambruk akibat tidak mampu menahan beban air hujan.
Selain kerusakan material, satu orang warga di Kelurahan Bondongan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan TPT. Korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Melania Kota Bogor untuk penanganan lebih lanjut.
“BPBD bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen cepat, koordinasi lintas wilayah, serta evakuasi dan pengamanan lokasi rawan,” kata Dimas Tiko Prahadisasongko.
Iamenambahkan, bantuan darurat berupa terpal telah disalurkan dan dipasang di beberapa titik terdampak.
Kebutuhan mendesak di sejumlah lokasi saat ini meliputi terpal tambahan, hunian sementara, logistik dasar, perbaikan TPT, serta pemasangan rambu peringatan di area rawan. BPBD juga terus melakukan pendataan lanjutan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat hujan berintensitas tinggi. Warga diminta menghindari aktivitas di sekitar tebing, bantaran sungai, dan lereng rawan longsor, serta segera melapor kepada aparat wilayah atau BPBD apabila menemukan potensi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....