Sentra Kuliner Jambu Dua Jadi Wadah Baru bagi Pelaku UMKM

  • 18 Sep 2026 08:57 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Kota Bogor mulai beroperasi dengan 184 tenant setelah diresmikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.
  • Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Jenal Abidin mengatakan, pengoperasian Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua menjadi momentum untuk memperkuat peran kawasan tersebut sebagai tempat usaha masyarakat.

RRI.CO.ID, Bogor - Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Kota Bogor mulai beroperasi dengan 184 tenant setelah diresmikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Kehadiran pusat kuliner tersebut diharapkan menjadi ruang usaha bagi pelaku UMKM sekaligus menambah pilihan kuliner bagi masyarakat.

Dedie mengatakan, pembukaan sentra kuliner tersebut merupakan hasil dari proses yang telah dilalui bersama hingga akhirnya dapat dimanfaatkan para pedagang. Ia berharap keberadaan 184 tenant mampu mendorong aktivitas ekonomi dan perkembangan UMKM di Kota Bogor.

“Akhirnya buah kesabaran ini dapat kita nikmati bersama. Ada 184 tenant, insyaallah pusat kuliner Pasar Jambu Dua menjadi pusat kuliner terbesar, tidak hanya di Kota Bogor, tapi juga di Indonesia,” ujar Dedie, Kamis, 17 September 2026.

Dalam peresmian tersebut, Dedie turut berdialog dengan sejumlah pedagang mengenai kondisi usaha dan biaya sewa. Ia meminta pengelola tetap memberikan dukungan dan stimulus agar pelaku usaha memiliki kesempatan mengembangkan dagangannya.

Dedie juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarpedagang untuk membangun suasana usaha yang sehat. Menurutnya, keberhasilan kawasan tersebut tidak hanya ditentukan oleh aktivitas perdagangan pada akhir pekan, tetapi juga tingkat kunjungan pada hari biasa.

“PR-nya adalah bagaimana kita meramaikan tempat ini, tidak hanya pada akhir pekan, tetapi juga pada hari-hari biasa. Yang paling penting menjaga kebersamaan dan kekompakan,” katanya.

Dedie meminta seluruh pedagang memanfaatkan area yang telah disediakan dan tidak kembali berjualan di badan jalan maupun trotoar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan Kota Bogor melalui gerakan ASRI atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Jenal Abidin mengatakan, pengoperasian Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua menjadi momentum untuk memperkuat peran kawasan tersebut sebagai tempat usaha masyarakat. Ia berharap pedagang dan pengelola dapat bersama-sama meningkatkan aktivitas ekonomi di Pasar Jambu Dua.

“Kita sama-sama mencari nafkah dalam rangka mengembangkan dan memajukan UMKM maupun Pasar Jambu Dua,” ujar Jenal.

Direktur Utama PT Bogor Artha Makmur HM Ages mengatakan, kawasan tersebut disiapkan sebagai wadah bagi pelaku UMKM Kota Bogor untuk mengembangkan usahanya. Ia menyebut pengelola masih mempertahankan harga sewa sejak kawasan kuliner dibuka dan mencatat rata-rata kunjungan sekitar 1.800 orang per hari.

“UMKM di Kota Bogor tumbuh pesat, namun harus ada tempat untuk menampungnya dan Pasar Jambu Dua adalah tempatnya. Harapannya UMKM Pasar Jambu Dua berkembang dan maju,” kata Ages.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....