Kuliner Pepes Legendaris di IPB Baranangsiang Bogor

  • 08 Mei 2026 20:06 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor: Di kawasan IPB Baranangsiang Bogor, ada satu tempat makan yang sudah lama menjadi langganan mahasiswa, warga sekitar, hingga alumni kampus. Warung Pepes Ibu Nita dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris yang bertahan sejak era 2000-an dengan cita rasa khas rumahan yang sulit dilupakan.

Tampak Depan Warung Pepes Ibu Nita (Foto: RRI/Amirotus)

Menu utama yang paling banyak dicari tentu saja aneka pepes yang dimasak sehingga tekstur lauk tetap lembut dan bumbunya meresap hingga ke dalam. Pilihannya cukup beragam, mulai dari pepes ikan mas, pepes ikan kembung, hingga pepes ayam yang gurih dan harum saat dibuka dari balutan daun pisang.

Ciri khas dari pepes di tempat ini terletak pada bumbu yang medok dan kaya rempah. Aroma kunyit, jahe, dan sereh terasa cukup kuat namun tetap seimbang di lidah. Racikan bumbunya memberikan rasa hangat dan gurih yang membuat pelanggan kerap menambah nasi saat makan.

Selain menu pepes, tersedia juga beberapa lauk favorit lain seperti kembung goreng, ikan nila goreng, dan bandeng presto yang dimasak lembut hingga durinya mudah disantap. Pilihan lauk yang beragam membuat banyak pelanggan datang bersama keluarga maupun teman untuk makan siang bersama.

Satu menu pelengkap yang hampir tidak pernah dilewatkan pelanggan adalah sambal mentah dadakan khas Warung Pepes Ibu Nita. Sambal ini dibuat dari cabai hijau dan tomat segar yang diulek kasar sehingga teksturnya masih terasa. Rasanya pedas segar dengan sensasi alami yang cocok dipadukan dengan lauk pepes maupun ikan goreng.

Meski tampil sederhana, warung makan ini tetap ramai karena mempertahankan cita rasa yang konsisten selama bertahun-tahun. Tidak sedikit pelanggan yang datang kembali hanya untuk menikmati rasa pepes khas yang mengingatkan pada suasana makan rumahan.

Suasana Warung Pepes Ibu Nita (Foto: RRI/Amirotus)

Bagi pencinta kuliner Sunda di Bogor, Warung Pepes Ibu Nita menjadi salah satu tempat makan yang masih mampu menjaga rasa autentik di tengah banyaknya kuliner modern yang bermunculan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....