Sate Maranggi, Kuliner Legendaris dengan Cita Rasa Khas Nusantara

  • 22 Apr 2026 12:41 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Di tengah kekayaan kuliner Nusantara, sate menjadi salah satu hidangan yang memiliki banyak variasi khas daerah. Salah satu yang paling menonjol adalah Sate Maranggi, sajian daging bakar yang berasal dari Purwakarta. Berbeda dari sate pada umumnya, kuliner ini menawarkan cita rasa khas yang meresap hingga ke dalam serat daging.

Keunikan Sate Maranggi terletak pada bumbunya. Daging biasanya sapi atau kambing tidak hanya dibumbui saat akan dibakar, tetapi telah direndam dalam campuran rempah sebelum proses pemanggangan. Marinasi ini membuat rasa gurih, manis, dan sedikit asam berpadu sempurna tanpa perlu tambahan saus kacang seperti pada sate lainnya.

Secara historis, Sate Maranggi dipercaya memiliki pengaruh dari budaya Timur Tengah yang masuk ke wilayah Jawa Barat pada masa lalu. Nama “Maranggi” sendiri disebut-sebut berasal dari kata “meranggi” yang berarti membumbui. Seiring waktu, resep ini mengalami adaptasi dengan cita rasa lokal hingga menjadi ikon kuliner daerah.

Proses pembuatannya pun tergolong sederhana, namun membutuhkan ketelitian. Daging dipotong kecil-kecil, direndam dalam bumbu khas, lalu ditusuk dan dibakar di atas arang. Aroma asap yang dihasilkan dari pembakaran inilah yang memberi karakter kuat pada Sate Maranggi, menjadikannya semakin menggugah selera.

Salah satu hal yang membuat Sate Maranggi berbeda adalah cara penyajiannya. Alih-alih disajikan dengan saus kacang, sate ini biasanya dinikmati bersama sambal tomat segar dan irisan bawang merah. Di beberapa tempat, Sate Maranggi juga disajikan dengan nasi timbel atau ketan bakar, menambah kekayaan rasa dalam satu hidangan.

Popularitas Sate Maranggi tidak hanya terbatas di Purwakarta. Kini, hidangan ini telah menyebar ke berbagai daerah, termasuk Jakarta dan Bandung. Banyak rumah makan hingga pedagang kaki lima yang menawarkan menu ini, meski cita rasa autentik tetap dianggap paling kuat di daerah asalnya.

Selain kelezatannya, Sate Maranggi juga menjadi daya tarik wisata kuliner. Banyak wisatawan sengaja berkunjung ke Purwakarta untuk mencicipi langsung keaslian rasanya. Kawasan penjual sate di sepanjang jalan sering dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.

Di tengah gempuran makanan modern, Sate Maranggi tetap bertahan sebagai salah satu warisan kuliner tradisional yang digemari lintas generasi. Rasanya yang khas, proses pembuatan yang unik, serta nilai budaya yang melekat menjadikan hidangan ini lebih dari sekadar makanan—melainkan bagian dari identitas kuliner Indonesia yang patut dilestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....