Kebiasaan Ini Bisa Bantu Hentikan Doomscrolling di Media Sosial
- 20 Sep 2026 08:13 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Tanpa disadari, seseorang bisa menghabiskan waktu cukup lama hanya dengan bermain media sosial dan melihat berbagai berita atau unggahan negatif. Kebiasaan yang dikenal sebagai doomscrolling ini dapat membuat pikiran semakin lelah dan suasana hati ikut memburuk.
Dilansir dari Real Simple, Jumat 18 September 2026, neuropsikolog Sanam Hafeez, PsyD, menyebut bloomscrolling sebagai kebiasaan sengaja mencari konten yang menyenangkan atau memberikan inspirasi. Cara ini dapat menjadi alternatif ketika seseorang ingin menggunakan media sosial dengan pengalaman yang lebih positif.
Konten yang dipilih tidak harus selalu berkaitan dengan hal serius atau pengembangan diri. Video hewan, pemandangan alam, resep makanan, hobi, olahraga, hingga cerita yang menghibur dapat menjadi pilihan untuk mengisi linimasa.
Terapis Niloufar Nekou, LMFT, menjelaskan bahwa bloomscrolling dilakukan dengan lebih sadar terhadap apa yang ingin dilihat di media sosial. Pengguna tidak sekadar mengikuti aliran konten dari algoritma, tetapi secara aktif memilih unggahan yang dapat membuat suasana hati lebih baik.
Sebaliknya, doomscrolling biasanya membuat seseorang terus berpindah dari satu informasi negatif ke informasi lainnya. Menurut Hafeez, kebiasaan tersebut dapat berkaitan dengan meningkatnya rasa cemas, mudah marah, kelelahan mental, dan kesulitan berkonsentrasi.
Untuk mencoba bloomscrolling, pengguna bisa mulai dengan membersihkan linimasa media sosial. Akun yang sering menghadirkan konten mengganggu dapat dibatasi atau disenyapkan, sementara akun dengan konten positif dan bermanfaat dapat lebih banyak diikuti.
Namun, mengganti konten negatif dengan konten positif bukan berarti harus terus berada di depan layar. Tetapkan batas waktu menggunakan media sosial dan luangkan waktu untuk aktivitas lain, seperti berjalan kaki, membaca, melakukan hobi, atau berbicara langsung dengan orang terdekat.
Dengan lebih selektif memilih konten, media sosial dapat digunakan tanpa terus membuat pikiran terpaku pada hal-hal yang mengkhawatirkan. Bloomscrolling bukan berarti menghindari semua informasi negatif, tetapi memberi ruang bagi konten yang lebih menyenangkan di tengah derasnya informasi setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....