Mata Lelah karena Layar, Kebiasaan Apa yang Perlu Diubah?
- 15 Sep 2026 16:52 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor –Penggunaan telepon pintar, komputer, dan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, berkomunikasi hingga mencari hiburan, berbagai kegiatan tersebut membuat seseorang kerap menatap layar selama berjam-jam.
Terlalu lama berada di depan layar dapat membuat mata terasa tidak nyaman. Keluhan yang muncul antara lain mata kering, pegal, perih, berair, pandangan kabur sementara, hingga sakit kepala yang kerap dikaitkan dengan kelelahan mata akibat penggunaan perangkat digital.
Salah satu kebiasaan yang perlu diubah adalah menatap layar tanpa memberikan waktu istirahat kepada mata. Ketika fokus pada layar, seseorang cenderung lebih jarang berkedip sehingga permukaan mata lebih mudah terasa kering dan tidak nyaman.
Memberikan jeda secara berkala dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi keluhan tersebut. Salah satu cara yang dikenal adalah aturan 20-20-20, yakni setelah menggunakan layar selama sekitar 20 menit, mengalihkan pandangan selama 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter.
Posisi layar juga perlu diperhatikan untuk menjaga kenyamanan selama menggunakan perangkat digital. Layar komputer sebaiknya ditempatkan pada posisi yang sesuai agar pengguna tidak harus terus-menerus menundukkan atau mendongakkan kepala, sementara jarak pandang dan posisi duduk juga perlu diperhatikan.
Kebiasaan menggunakan gawai di ruangan yang terlalu gelap juga sebaiknya dihindari. Perbedaan pencahayaan yang terlalu mencolok antara layar dan lingkungan sekitar dapat membuat mata lebih cepat lelah, sehingga tingkat kecerahan layar sebaiknya disesuaikan dengan kondisi ruangan.
Selain itu, ukuran tulisan dan tampilan layar sebaiknya tidak dibuat terlalu kecil. Tulisan yang sulit dibaca dapat membuat seseorang tanpa sadar menyipitkan mata atau mendekatkan wajah ke layar, sehingga memperbesar ukuran teks sesuai kebutuhan dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman.
Kondisi udara di sekitar juga dapat memengaruhi kenyamanan mata selama beraktivitas di depan layar. Ruangan ber-AC atau lingkungan yang terlalu kering dapat membuat mata lebih cepat terasa kering, sehingga menjaga kelembapan ruangan dan menghindari paparan langsung hembusan udara ke mata dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Kebiasaan lain yang penting adalah tidak mengabaikan keluhan mata yang terus berulang. Jika mata sering mengalami nyeri, pandangan kabur yang menetap, kemerahan berat, atau gangguan penglihatan, pemeriksaan kepada tenaga kesehatan perlu dipertimbangkan untuk mengetahui penyebabnya.
Mengurangi kelelahan mata bukan berarti harus sepenuhnya meninggalkan perangkat digital. Di tengah aktivitas modern yang sulit dipisahkan dari layar, membangun kebiasaan penggunaan yang sehat dengan memberikan jeda, berkedip secara cukup, mengatur pencahayaan, menjaga jarak pandang, serta memperhatikan posisi tubuh menjadi langkah yang dapat dilakukan.
Dengan mengubah kebiasaan sederhana tersebut, penggunaan perangkat digital tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan kesehatan dan kenyamanan mata. Pengaturan waktu penggunaan layar dan perhatian terhadap kondisi mata juga dapat membantu seseorang menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....