Karbohidrat Lebih Baik Dimakan Pagi atau Malam? Ini Jawabannya

  • 07 Sep 2026 07:27 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Karbohidrat kerap menjadi makanan yang dihindari ketika seseorang ingin menjaga berat badan. Padahal, zat gizi ini merupakan salah satu sumber energi penting bagi tubuh. Yang menjadi pertanyaan, kapan waktu yang lebih tepat untuk mengonsumsi karbohidrat, pagi atau malam?

Mengutip EatingWell, waktu makan dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika mengatur asupan karbohidrat. Tubuh memiliki pola alami dalam mengatur energi dan mengolah makanan sehingga waktu konsumsi dapat memberikan pengaruh berbeda terhadap kondisi tubuh sepanjang hari.

Secara umum, pagi hingga siang hari menjadi waktu yang lebih mendukung untuk mengonsumsi karbohidrat, terutama jika seseorang membutuhkan energi untuk beraktivitas. Karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang kemudian digunakan tubuh sebagai bahan bakar.

Asupan karbohidrat pada pagi hari juga dapat membantu menyediakan energi untuk menjalani aktivitas setelah bangun tidur. Karena itu, makanan seperti nasi, oatmeal, roti gandum, kentang, atau buah dapat menjadi bagian dari menu sarapan, terutama jika dipadukan dengan sumber protein.

Sebaliknya, mengonsumsi karbohidrat pada malam hari bukan berarti selalu buruk. Tubuh tetap membutuhkan energi dan kebutuhan setiap orang berbeda. Seseorang yang aktif berolahraga pada sore atau malam hari, misalnya, tetap dapat membutuhkan karbohidrat setelah beraktivitas untuk membantu memenuhi kebutuhan energi.

Faktor yang lebih penting adalah jenis dan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Karbohidrat dari makanan utuh seperti biji-bijian, buah, sayuran, dan kacang-kacangan cenderung memberikan lebih banyak serat serta zat gizi dibandingkan makanan yang tinggi gula tambahan dan telah banyak diproses.

Pola makan juga sebaiknya tidak hanya berfokus pada karbohidrat. Menggabungkannya dengan protein dan lemak sehat dapat membantu membuat makanan lebih seimbang dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Contohnya, roti gandum dapat dikonsumsi bersama telur, sementara oatmeal bisa dipadukan dengan kacang dan buah.

Selain makanan, tingkat energi seseorang sepanjang hari juga dipengaruhi berbagai faktor lain. Untuk membantu menjaga energi, penting untuk memperhatikan tidur yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, makan secara teratur, serta tetap aktif bergerak.

Karena itu, tidak ada aturan bahwa semua orang harus berhenti mengonsumsi nasi, roti, atau sumber karbohidrat lainnya setelah jam tertentu. Kebutuhan tubuh berbeda berdasarkan usia, aktivitas, kondisi kesehatan, serta pola hidup masing-masing.

Bagi orang yang ingin menjaga berat badan atau mengatur pola makan, langkah yang lebih penting adalah memperhatikan porsi, kualitas makanan, dan kebutuhan energi harian, bukan sekadar menghindari karbohidrat pada malam hari.

Dengan demikian, jika harus memilih waktu, konsumsi karbohidrat pada pagi hingga siang hari dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendukung aktivitas. Namun, karbohidrat pada malam hari tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama jumlah dan jenisnya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....