Lemak Sehat Penting untuk Otak, Kekurangan Bisa Ganggu Daya Ingat

  • 31 Jul 2026 10:14 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Lemak kerap dianggap sebagai zat gizi yang perlu dibatasi. Namun, para ahli mengingatkan bahwa tubuh, terutama otak, tetap membutuhkan asupan lemak sehat agar dapat berfungsi secara optimal.

Dikutip dari laman EatingWell, sekitar 60 persen struktur otak terdiri atas lemak. Nutrisi ini berperan penting dalam membentuk membran sel otak, mendukung komunikasi antarsel saraf, serta membantu menjaga kemampuan berpikir, belajar, dan mengingat.

Jika asupan lemak terlalu sedikit, fungsi otak dapat terganggu. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan seseorang lebih sulit berkonsentrasi, mudah lupa, suasana hati menjadi tidak stabil, hingga meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif dalam jangka panjang.

Meski demikian, tidak semua jenis lemak memberikan manfaat yang sama. Para ahli menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi lemak tak jenuh, terutama asam lemak omega-3 seperti DHA, EPA, dan ALA yang dikenal baik bagi kesehatan otak.

Sumber lemak sehat tersebut dapat diperoleh dari ikan berlemak seperti salmon dan sarden, minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, serta biji-bijian. Bahan pangan tersebut juga menjadi bagian dari pola makan MIND yang dikaitkan dengan kesehatan otak dan penurunan risiko gangguan kognitif.

Selain mendukung fungsi otak secara langsung, lemak sehat juga membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, yaitu vitamin A, D, E, dan K. Kekurangan lemak dapat menghambat penyerapan vitamin-vitamin tersebut sehingga berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pedoman gizi juga menganjurkan sekitar 20 hingga 35 persen kebutuhan kalori harian berasal dari lemak, dengan mengutamakan sumber lemak sehat dibandingkan lemak jenuh maupun lemak trans. Pola makan seimbang, disertai aktivitas fisik dan gaya hidup sehat, menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan otak sepanjang usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....