Kurang Tidur Bisa Menghambat Diet, Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • 25 Jul 2026 17:22 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Menjalani pola makan sehat dan rutin berolahraga memang menjadi kunci utama dalam menurunkan berat badan. Namun, para ahli menyebutkan bahwa tidur yang cukup juga memiliki peran penting karena memengaruhi metabolisme, keseimbangan hormon, dan kemampuan tubuh mengolah gula darah.

Kurang tidur dapat menurunkan sensitivitas insulin, yaitu kemampuan tubuh merespons hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel sebagai sumber energi. Ketika sensitivitas insulin menurun, tubuh menjadi lebih sulit menggunakan gula darah secara optimal sehingga kelebihan energi lebih mudah disimpan dalam bentuk lemak.

Temuan tersebut didukung oleh penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet. Penelitian yang dilakukan Spiegel, Leproult, dan Van Cauter pada 1999 menunjukkan bahwa pembatasan tidur selama beberapa malam dapat menurunkan toleransi glukosa dan sensitivitas insulin pada orang dewasa sehat sehingga meningkatkan risiko gangguan metabolisme.

Selain memengaruhi insulin, kurang tidur juga mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Akibatnya, seseorang cenderung lebih mudah lapar, mengonsumsi makanan tinggi kalori, dan lebih sulit mengendalikan nafsu makan meskipun telah menjalani pola makan yang sehat.

Tinjauan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep pada 2016 juga menjelaskan bahwa durasi tidur yang pendek dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin yang merangsang rasa lapar serta menurunkan hormon leptin yang memberi sinyal kenyang. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan meningkatnya kadar kortisol atau hormon stres yang dapat mendorong tubuh menyimpan lebih banyak lemak, terutama di area perut.

Saat seseorang tidur, tubuh menjalankan berbagai proses pemulihan yang penting bagi kesehatan metabolisme. Pada waktu inilah pengaturan hormon, kontrol gula darah, dan proses perbaikan sel berlangsung sehingga tubuh dapat menggunakan energi dengan lebih efisien pada keesokan harinya.

Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan orang dewasa untuk tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam. Tidur yang cukup, disertai pola makan bergizi dan aktivitas fisik secara rutin, dapat membantu mengoptimalkan program penurunan berat badan sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....