Sering Rebahan dan Mager? ternyata Bisa Bikin Tubuh Menua Lebih Cepat
- 20 Jun 2026 12:39 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Terlalu sering duduk, rebahan, atau jarang bergerak ternyata bukan sekadar kebiasaan yang membuat tubuh kurang bugar. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik dapat mempercepat proses penuaan dan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.
Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah sarcopenia, yaitu kondisi berkurangnya massa, kekuatan, dan fungsi otot seiring bertambahnya usia. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Geriatrics tahun 2024, kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap terjadinya sarcopenia.
Ketika massa otot menurun, tubuh menjadi lebih lemah, keseimbangan berkurang, dan aktivitas sederhana seperti berjalan, naik tangga, atau mengangkat barang dapat terasa lebih berat. Kondisi ini juga meningkatkan risiko jatuh, cedera, hingga penurunan kualitas hidup pada usia lanjut.
Tak hanya mempengaruhi otot, terlalu banyak duduk juga dikaitkan dengan percepatan penuaan biologis. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports tahun 2025 menemukan bahwa durasi duduk yang lebih lama berhubungan dengan peningkatan indikator penuaan biologis pada orang dewasa. Peneliti menyebut perilaku sedentari memiliki hubungan yang signifikan dengan percepatan usia biologis tubuh.
Penelitian lain menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang rutin dapat membantu memperlambat proses penuaan. Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan otot, tulang, jantung, serta mendukung fungsi metabolisme tubuh yang optimal. Bahkan, memulai kebiasaan aktif di usia dewasa tetap dapat memberikan manfaat yang signifikan terhadap kebugaran dan fungsi fisik.
Kabar baiknya, menjaga tubuh tetap aktif tidak harus selalu dilakukan melalui olahraga berat. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda santai, membersihkan rumah, berkebun, atau memilih tangga dibanding lift dapat membantu mengurangi waktu duduk yang berlebihan dan menjaga kesehatan otot.
Para ahli kesehatan juga menyarankan latihan kekuatan atau resistance training secara rutin untuk mempertahankan massa otot seiring bertambahnya usia. Kombinasi aktivitas fisik yang cukup, asupan protein yang memadai, serta pola hidup sehat dapat membantu menurunkan risiko sarcopenia dan mendukung proses penuaan yang lebih sehat.
Dengan demikian, kebiasaan mager yang dilakukan terus-menerus bukan hanya membuat tubuh kurang bugar, tetapi juga berpotensi mempercepat penurunan fungsi fisik. Bergerak lebih banyak setiap hari menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kualitas hidup hingga usia lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....