Cara Tepat Mengolah dan Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Lezat

  • 28 Mei 2026 10:33 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Momen Iduladha identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun, pengelolaan daging kurban yang kurang tepat bisa mempengaruhi kualitas, rasa, hingga kebersihan daging sebelum dikonsumsi.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan daging setelah diterima. Daging segar sebaiknya tidak langsung dicuci sebelum disimpan karena air dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat daging lebih cepat rusak. Daging cukup dipotong sesuai kebutuhan lalu dimasukkan ke wadah tertutup atau plastik bersih.

Selain itu, disarankan memisahkan daging berdasarkan jenisnya, seperti daging sapi, kambing, dan jeroan. Pemisahan ini membantu menjaga aroma dan kualitas masing-masing bahan agar tidak tercampur saat disimpan di lemari pendingin atau freezer.

Untuk penyimpanan jangka pendek, daging dapat diletakkan di chiller dengan suhu sekitar 0 hingga 4 derajat celsius dan sebaiknya diolah dalam waktu satu sampai dua hari. Sementara untuk penyimpanan lebih lama, daging bisa disimpan di freezer agar tetap awet dan kualitasnya terjaga.

Saat akan mengolah daging kurban, proses pencairan beku juga perlu dilakukan dengan benar. Daging beku dianjurkan dicairkan secara perlahan di dalam chiller, bukan direndam air panas, agar tekstur dan kandungan gizinya tetap baik. Cara ini juga membantu mengurangi risiko kontaminasi bakteri.

Penggunaan bumbu alami seperti jahe, serai, jeruk nipis, atau nanas juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi aroma khas pada daging kambing. Selain membuat aroma lebih segar, penggunaan bahan alami dinilai lebih aman dan tetap menjaga cita rasa masakan.

Dengan pengelolaan yang tepat, daging kurban tidak hanya lebih tahan lama tetapi juga tetap higienis dan lezat saat dikonsumsi bersama keluarga. Menjaga kebersihan selama proses penyimpanan dan pengolahan juga sangat penting agar manfaat daging kurban dapat dirasakan secara optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....