Sering Dikonsumsi, Makanan Olahan Berisiko Ganggu Kesehatan Sendi
- 25 Apr 2026 12:12 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Kebiasaan mengonsumsi makanan praktis kini semakin umum di tengah aktivitas yang padat. Namun, pola makan seperti ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada kesehatan sendi jika tidak dikontrol.
Dilansir dari laman EatingWell, sebuah penelitian terbaru menemukan adanya kaitan antara tingginya konsumsi makanan olahan dengan peningkatan risiko osteoarthritis. Penyakit ini dikenal sebagai gangguan sendi yang dapat menimbulkan rasa nyeri dan keterbatasan gerak.
Dalam penelitian tersebut, para ahli mengamati pola makan sejumlah orang dewasa yang memiliki risiko osteoarthritis. Mereka kemudian mengaitkan data tersebut dengan kondisi jaringan otot melalui pemeriksaan khusus.
Hasilnya menunjukkan bahwa asupan makanan olahan yang tinggi berkaitan dengan meningkatnya lemak di dalam otot, terutama di bagian paha. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kekuatan otot serta memperbesar tekanan pada sendi.
Makanan olahan umumnya mengandung kadar gula, garam, dan lemak yang cukup tinggi. Selain itu, kandungan gizinya cenderung lebih rendah dibandingkan makanan segar yang lebih alami.
Para peneliti juga menyoroti bahwa pola makan seperti ini dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan tersebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya gangguan pada sendi.
Untuk menjaga kesehatan, masyarakat disarankan lebih selektif dalam memilih makanan sehari-hari. Mengutamakan makanan segar serta menerapkan pola hidup aktif dapat membantu menjaga fungsi sendi tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....