Roti Berjamur Masih Bisa Dimakan? Ini Penjelasan Ahli
- 27 Jul 2026 16:03 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Menemukan bercak jamur pada roti sering membuat sebagian orang hanya membuang bagian yang terlihat rusak, lalu tetap mengonsumsi sisanya. Padahal, ahli kesehatan pangan mengingatkan bahwa cara tersebut tidak menjamin roti aman untuk dimakan.
Mengutip laporan Health.com, jamur yang terlihat di permukaan hanyalah sebagian kecil dari pertumbuhannya. Pada makanan bertekstur lunak seperti roti, akar atau benang-benang jamur dapat menyebar ke bagian dalam tanpa terlihat oleh mata.
Kondisi tersebut membuat seluruh bagian roti berpotensi telah terkontaminasi. Karena itu, para ahli menyarankan agar roti yang sudah ditumbuhi jamur tidak dikonsumsi, meskipun hanya terdapat sedikit bercak pada salah satu sisinya.
Rekomendasi serupa juga disampaikan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Lembaga tersebut menyebut makanan bertekstur lunak, termasuk roti, sebaiknya langsung dibuang apabila sudah ditumbuhi jamur karena penyebarannya sulit dideteksi secara kasatmata.
Selain memengaruhi kualitas makanan, beberapa jenis jamur diketahui dapat menghasilkan mikotoksin, yakni senyawa beracun yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Paparan zat tersebut dapat menyebabkan keluhan seperti mual, muntah, diare, hingga reaksi yang lebih serius pada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Para ahli juga mengingatkan bahwa roti buatan sendiri atau roti tanpa bahan pengawet umumnya memiliki masa simpan yang lebih singkat sehingga lebih mudah berjamur. Untuk memperpanjang daya tahannya, roti sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering atau dibekukan di dalam freezer apabila tidak akan segera dikonsumsi.
Dengan memahami cara jamur berkembang pada makanan, masyarakat diharapkan tidak mengambil risiko hanya karena ingin mengurangi pemborosan makanan. Membuang seluruh roti yang telah berjamur merupakan langkah paling aman untuk melindungi kesehatan dan mencegah paparan zat berbahaya yang mungkin tidak terlihat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....