Strategi Menurunkan Berat Badan setelah Lebaran

  • 24 Mar 2026 14:26 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Setelah perayaan Idulfitri, banyak masyarakat menghadapi kenaikan berat badan akibat konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan santan seperti opor, rendang, serta kue kering. Pola makan yang tidak terkontrol selama libur Lebaran menjadi faktor utama peningkatan berat badan, bahkan berisiko memicu obesitas dan penyakit tidak menular.

Kondisi tersebut membuat upaya menurunkan berat badan pasca-Lebaran menjadi penting. Pakar kesehatan menyebut, kelebihan berat badan terjadi ketika asupan energi lebih besar dibandingkan energi yang dikeluarkan tubuh. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, hingga gangguan jantung.

Langkah awal yang dianjurkan adalah mengembalikan pola makan menjadi teratur. Masyarakat disarankan mengatur jadwal makan harian, misalnya tiga kali makan utama dan dua kali camilan sehat, guna mencegah kebiasaan makan berlebihan. Selain itu, penting untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam yang umumnya dikonsumsi saat Lebaran.

Selanjutnya, konsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah perlu ditingkatkan. Serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus melancarkan pencernaan, sehingga efektif mengontrol asupan kalori. Pola makan bergizi seimbang juga dianjurkan dengan komposisi setengah porsi berupa sayur dan buah dalam setiap waktu makan.

Selain pola makan, aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menurunkan berat badan. Olahraga secara rutin minimal 30 menit sebanyak 3–5 kali per minggu dapat membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang dapat menjadi pilihan yang mudah dilakukan.

Beberapa metode tambahan juga dapat diterapkan, seperti menjalankan puasa sunah Syawal atau puasa Senin-Kamis. Pola ini dinilai mampu membantu mengontrol asupan kalori sekaligus mengembalikan ritme makan setelah Lebaran. Selain itu, minum air putih sebelum makan juga dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebih.

Para ahli juga menekankan pentingnya menjaga gaya hidup secara keseluruhan, termasuk tidur cukup dan menghindari stres. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon pemicu rasa lapar, sehingga berpotensi menggagalkan program penurunan berat badan.

Dengan menerapkan pola makan sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup seimbang, penurunan berat badan setelah Lebaran dapat dilakukan secara bertahap dan aman. Konsistensi menjadi kunci utama agar hasil yang diperoleh tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menjaga kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....