DPRD Kota Bogor Alokasikan Rp3 Miliar untuk Pelatihan UMKM

  • 14 Mar 2026 16:27 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Adityawarman Adil, menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar Paguyuban UMKM Kota Bogor. Pelatihan tersebut berlangsung di Ruang INDEX Indibiz Telkom Padjajaran, Kota Bogor, Sabtu 14 Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi. Selain itu, pelatihan juga menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai strategi usaha, pemasaran, hingga pengelolaan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Adityawarman menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian di Kota Bogor. Ia menilai sektor tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Kota Bogor yang paling banyak menyerap tenaga kerja,” ujar Adityawarman Adil, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha, DPRD bersama Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kota Bogor berkomitmen memberikan dukungan dari sisi regulasi maupun anggaran. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM berkembang secara berkelanjutan.

Adityawarman juga mengungkapkan bahwa DPRD Kota Bogor telah menyetujui alokasi anggaran untuk program peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Anggaran tersebut difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan.

“Secara nyata, tahun ini kami menganggarkan hampir Rp3 miliar untuk pelatihan peningkatan skill UMKM,” kata Adityawarman, Sabtu 14 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Dinas KUKMDagin Kota Bogor, Devie, menekankan pentingnya inovasi serta kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara mandiri. Menurutnya, salah satu tantangan yang kerap dihadapi pelaku UMKM adalah lemahnya pengelolaan keuangan yang berpotensi menghambat perkembangan usaha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....