RRI Bogor Gelar Cucurak Doa Bersama Sambut Ramadan 1447 H
- 13 Feb 2026 15:38 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, setiap Muslim diingatkan untuk mempersiapkan “bekal” ibadah dengan penuh kesadaran dan tidak berlebihan. Hal tersebut disampaikan Ustaz Yusuf Efendi, Pengasuh Ponpes Tri Bakti At-Tazinat, dalam acara Cucurak dan Doa Bersama yang digelar bagi kalangan angkasawan/angkasawati RRI Bogor pada Jumat, 13 Februari 2026.
Acara tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi internal RRI Bogor menjelang pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H yang akan jatuh dalam waktu dekat. Dalam tausiyahnya, ia mengibaratkan persiapan Ramadan seperti seseorang yang hendak bepergian ke puncak gunung.
“Kalau sekadar pergi ke puncak, bekalnya secukupnya saja. Tapi kalau mau pindah, tentu yang dibawa banyak. Ramadan ini bekal, bukan pindahan,” ujar Ustaz Yusuf Efendi.
Menurutnya, yang perlu dipersiapkan bukanlah hal-hal berlebihan, melainkan kesiapan hati, niat, serta kesungguhan dalam beribadah. Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal, bukan ajang bermegah-megahan dalam urusan duniawi.
Dalam ceramah itu juga dijelaskan keistimewaan ibadah puasa dibandingkan ibadah lainnya. Disebutkan bahwa pahala puasa memiliki kekhususan karena langsung menjadi urusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
“Ibadah puasa itu unik. Pahalanya tidak melalui proses catatan malaikat seperti amalan lain, tetapi langsung kepada Allah,” ungkapnya.
Ia turut mengutip hadis tentang dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa. Kebahagiaan pertama dirasakan saat waktu berbuka tiba. Momen sederhana menyantap hidangan setelah menahan lapar dan dahaga sejak fajar terasa begitu istimewa di bulan Ramadan.
Kebahagiaan kedua, lanjutnya, adalah saat seorang hamba dipertemukan dengan Tuhannya kelak. Puasa menjadi amalan yang secara langsung “disetorkan” kepada Allah, sehingga memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.
Tausiyah tersebut mengajak umat Muslim menyambut Ramadan dengan kesederhanaan, ketulusan, dan fokus pada kualitas ibadah. Bukan banyaknya persiapan lahiriah, melainkan kedalaman makna dan keikhlasan yang menjadi bekal utama menuju keberkahan Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....