Limbah Kayu Palet Jati Belanda Jadi Usaha Menjanjikan
- 23 Sep 2024 09:54 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Palet atau yang sering kita kenal dengan sebutan kayu jati belanda. Bekas limbah peti kemas tersebut ditangan orang kreatif bisa menjadi Produk yang bernilai tinggi.
Pemanfaatan kayu palet atau jati Belanda ini bisa menjadi berbagai produk kerajinan mulai dari perabot rumah tangga sampai menjadi proferti untuk interior dan juga furniture. Tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan kayu palet tersebut membuka peluang usaha bagi jali salah satu penjual kayu palet bekas di kawasan jalan Lingkar Selatan kota Banjarmasin.
"Untuk pasokan kayu jati Belanda tersebut yang merupakan limbah dari packing alat berat yang tak terpakai lagi dan di kumpulkan oleh para buruh di pelabuhan setelah melakukan pembongkaran barang dan kemudian dijual ke kami," ucap Jali penjual kayu palet bekas, Minggu (22/9/2024).
Untuk penjualan sendiri biasanya Jali menjual rangkaian maupun batangan. Untuk Rangkaian kayu palet biasanya di jual dengan harga Rp10ribu rupiah per rangkaian.
Sedangkan untuk batangan biasanya lebih sedikit mahal karena kayu jati Belanda tersebut melalui tahapan sortir. Untuk yang batangan berkisar di harga Rp15 ribu sampai Rp20 ribu tergantung tebal dan panjangnya ukuran kayu tersebut.
Untuk penghasilan sendiri Jali mengatakan cukup lumayan tanpa menyebutkan nominalnya.
Yayan salah seorang pelanggan dan juga pengrajin yang menggunakan kayu jati Belanda untuk bahan baku kerajinannya mengatakan, dia sengaja membeli bahan baku yang bekas palet. Karena dari segi harga tergolong lebih murah dan masih layak pakai.
"Karena kalau dibuat furniture ataupun perabot rumah tangga lainnya tekstur dari kayu itu sendiri akan mempercantik tampilannya," ujar yayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....