Bisnis Lobster Yang Menjanjikan di Papua Barat Daya

  • 14 Jan 2024 09:37 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong : Perairan laut Indonesia kata dengan berbagai sumber daya alamya. Salah satu yang diekspoitasi di Provinsi Papua Barat Daya adalah udang lobster. Potensi perikanan laut ini salah satu makanan laut yang paling diminati oleh banyak orang walaupun memang harganya cukup menguras isi dompet. Lobster memiliki daging yang lembut, gurih, dan bergizi. Lobster juga memiliki berbagai jenis, warna, dan ukuran yang menarik. Namun, tidak semua orang tahu bagaimana lobster ditangkap, dikumpulkan, dan didistribusikan.

Di Papua Barat Daya, ada pengusaha yang bergerak untuk menampung lobster hasil tangkapan. Dia adalah Yopa anak muda yang sudah menguluti bisnis lopster selama tiga tahun. Ia menjelaskan bisnis penjualan lobster dari nelayan setempat cenderung mengalami pasang surut karena faktor musiman dan faktor cuaca.

"Jumlah terbesar yang dapat ambil dari nelayan mencapai sekitar 300 kg dalam satu minggu" tuturnya pada Minggu (14/1/2024) di pantai Suprau kota Sorong.

Menurut Yopa demikian halnya pemasaran lobster dalam sebulan agak sulit dikolkulasi karena permintaan pasar tidak menentu.

"Tapi permintaan pasar ke Jakarta dan Bali cukup lumayan" katanya singakat.

Lopster yang banyak di pesan konsumen adalah lobster jenis mutiara. Harga dalam satu kilo gram dapat mencapai jutaan rupiah. Menyentil jenis udang lopster, Yopa menjelaskan ada enam jenis lopster yang di tangkap nelayan di perairan laut Papua yaitu lobster batik, lopster batu, lopster kipas, lopster pakistan, lopster mutiara dan lopster bambu.(Muh. Tahir)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....